Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dianggap Mendesak, Lima Titik Longsor di Kota Bogor Diperbaiki Tahun Ini

Rany Sinaga • Minggu, 17 Maret 2024 | 12:51 WIB
Salah satu bencana longsor yang terjadi di Kota Bogor pada Maret 2024.
Salah satu bencana longsor yang terjadi di Kota Bogor pada Maret 2024.


BOGOR-RADAR BOGOR, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal melakukan perbaikan pada lima titik longsor di wilayahnya pada tahun ini.





Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rena Da Frina di Kota Bogor, Sabtu, mengatakan lima titik longsor yang ditangani merupakan kejadian longsor pada 2023.





Di mana, perbaikan titik longsor tersebut akan dilakukan menggunakan dana Biaya Tak Terduga (BTT).





“Ada lima proyeknya, dan penangan longsornya menggunakan BTT,” kata Rena Da Frina.





Adapun, Rena Da Frina menjelaskan kelima titik longsor yang akan ditangani Dinas PUPR yaitu longsor di Kelurahan Balumbang, Batutulis, dan Kelurahan Cimahpar di mana ada jembatan yang hanyut akibat longsor.





Lalu, Kelurahan Pakuan, serta Kelurahan Muarasari, yang belum lama ini menyebabkan korban jiwa dan luka.





Baca juga: Dua Hari Diguyur Hujan, Tiga Kelurahan di Kota Bogor Diterjang Longsor





“Penanganan longsor semua yang berpotensi longsor susulan. Kejadian tahun lalu semua, yang sudah longsor berkali-kali. Dan ini semua menggunakan BTT,” ucapnya.





Menurut dia, Dinas PUPR sendiri sudah memiliki proyek sejak awal tahun untuk menangani longsor. Sedangkan penanganan longsor ini, dijelaskan Rena Da Frina bersifat penting dan mendesak, sehingga tidak melalui proses lelang.





Atas hal itu, Dinas PUPR Kota Bogor sengaja memproyeksikan pekerjaan proyek sejak awal tahun 2024.





“Ya itu karena untuk penanganan longsor. Dan penanganannya bersifat urgent dan penting, rata-rata dekat rumah warga, butuh penanganan cepat,” kata Rena.





Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menyebut, alokasi dana BTT yang dianggarkan pada APBD 2024 untuk penanganan bencana di wilayahnya meningkat hampir tiga kali lipat.





Ketua DPRD menyebut, alokasi BTT tahun ini cukup besar karena melihat tingginya kejadian bencana, khususnya titik longsor di Kota Bogor pada tahun lalu. Di mana, besaran BTT pada 2024 ialah Rp98,5 miliar.





“Namun jangan kemudian kita menunggu untuk pencairan atau pengajuan dana BTT. Saya kira dengan situasi hari ini, Pemerintah Kota Bogor harus melakukan beberapa hal yang sangat krusial, terutama perbaikan titik longsor,” tandas Atang Trisnanto.(ded)





Penulis: Dede
Editor: Rany Puspitasari


Editor : Rany Sinaga
#titik longsor #kota bogor #dinas pupr #dprd