Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Perang Sarung Berakhir Tragis, Pelajar di Bogor Babak Belur Dilarikan ke Rumah Sakit

Rany Sinaga • Minggu, 17 Maret 2024 | 20:06 WIB


CIAWI-RADAR BOGOR, Aksi perang sarung berakhir penganiayaan terjadi di Jalan Raya Puncak, Desa Pandansari, Ciawi.





Korban perang sarung Aby (16) yang berstatus pelajar menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang hingga dilarikan ke rumah sakit.





Peristiwa perang sarung ini terjadi pada Jum'at, (15/3/2024) dini hari, di depan salah satu minimarket di kawasan tersebut.
Perwakilan keluarga korban, Pika mengatakan, keponakannya tersebut mengalami penganiayaan saat pergi belanja ke minimarket.





"Awalnya dia mau beli rokok, ternyata di sana langsung dipukulin sampai bonyok, dan masuk rumah sakit," ucapnya kepada wartawan, Minggu (17/3).





Berdasarkan keterangan saksi mata, lanjut Pika, Aby diserang oleh sekitar 8 orang yang tengah melakukan aksi perang sarung. Lantaran disangka musuh, Aby pun menjadi korban salah sasaran oleh para pelaku.





Nahas, Aby pun dikeroyok hingga babak belur dan dilarikan ke RSUD Ciawi.





Baca juga: Tawuran Perang Sarung, 12 Siswa SMK di Cileungsi Bogor Ditangkap Polisi





Menurutnya, pihak keluarga para pelaku sebenarnya telah mendatangi keluarga korban untuk meminta kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.





"Pihak pelaku meminta damai, cuman keluarga saya tidak mau. Kami dari pihak keluarga korban enggan menerima begitu saja," tutur Pika.





Sementara, Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat membenarkan kasus penganiayaan tersebut. Namun begitu, pihak korban belum membuat laporan kepolisian hingga saat ini.





"Memang pihak korban datang ke Polsek Ciawi, namun mereka belum membuat laporan. Sedangkan pihak terduga pelaku juga datang ke kami untuk meminta dimediasi dengan pihak korban," ungkapnya.





Polsek Ciawi pun mempersilahkan kepada kedua belah pihak yang terlibat aksi perang sarung, untuk saling bertemu. Terlebih, lanjut Kapolsek, kedua belah pihak saling mengenal satu sama lain.





"Namun pihak keluarga pelaku di perang sarung mengaku salah, dan minta diselesaikan secara kekeluargaan, dan mau bertanggung jawab," tukasnya.(cok)





Penulis: Septi
Editor: Rany Puspitasari


Editor : Rany Sinaga
#perang sarung #pelajar #kabupaten bogor