Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Keren! Bogor Punya Rumah Kreatif Coey yang Produknya Laris Meski Dijual Lewat Status WhatsApp

Rany Sinaga • Selasa, 19 Maret 2024 | 18:06 WIB
Bulan Suci Ramadan membawa keberkahan bagi Rumah Kreatif Coey. Mukena dan angpao lebaran yang diproduksi mereka laris manis. Sofyansyah/Radar Bogor
Bulan Suci Ramadan membawa keberkahan bagi Rumah Kreatif Coey. Mukena dan angpao lebaran yang diproduksi mereka laris manis. Sofyansyah/Radar Bogor


BOGOR-RADAR BOGOR, Bulan Suci Ramadan membawa keberkahan bagi Rumah Kreatif Coey. Mukena dan angpao lebaran yang diproduksi mereka laris manis hingga 4 kali lipat dibanding hari biasa. Padahal penjualan hanya mereka lakukan lewat status WhatsApp.





Momen Ramadan dimanfaatkan Cucu Mujiawati dengan cerdik. Ia mendorong workshop Rumah Kreatif Coey yang didirikannya beralih sementara dari memproduksi kerajinan craft ke mukena.





Berbeda dari biasanya, mukena yang dihasilkan Rumah Kreatif Coey berbahan poly katun sehingga memberikan rasa nyaman ketika digunakan beribadah.





Model renda rajut yang ditambahkan kian memunculkan kesan cantik mukena ini.





Mukena itu dikemas ke dalam tas berukuran 30 centimeter kali 25 centimeter, dengan bahan kanvas tebal dipadukan dengan pita warna-warni.





Meski berbahan premium dan nyaman dikenakan, Cucu mengatakan mukena buatannya dipatok dengan harga yang terjangkau hanya Rp125 ribu saja.





Cucu mengatakan, selama 1 pekan Ramadan pihaknya telah menjual sebanyak 60 mukena.





Jumlah ini meningkat hingga 4 kali lipat dari hari biasa.





Sistem pemasaran yang ia gunakannya yakni melalui fitur status (Story) di Aplikasi WhatsApp.





"Penjualannya baru dari status WhatsApp saja. Kalau ada yang berminat pesan dulu nanti dibuatkan. Pemasarannya kami dibantu para peserta pelatihan di Rumah Kreatif Coey. Mereka menjadi reseller," terangnya.





Baca juga: Ramadan Sebentar Lagi, Ini Rekomendasi Mukena yang Cocok Buat Tarawih





Cucu belum secara optimal menggunakan e-commerce. Ia sengaja melakukan pembatasan penjualan karena tidak ingin keteteran dalam mengerjakan pesanan.





Sebab, dirinya ingin setiap pesanan yang dihasilkannya berkualitas baik dan rapi.





Untuk mengerjakan pesanan yang masuk Cucu dibantu 4 orang pekerja.





Mereka merupakan warga setempat yang sudah dilatih Cucu sehingga mahir menjahit.





Setiap harinya 1 orang pekerja bisa memproduksi 6-8 potong mukena.





Selain mukena, Cucu juga memproduksi angpao lebaran yang bisa dipakai berulang.





Angpao itu terbuat dari bahan blacu premium yang kemudian dihias dengan sablon animasi menggemaskan.





"Kami buat angpao seperti ini supaya bisa dipakai berulang-ulang. Tidak sekali pakai langsung buang, karena itu bisa menimbulkan sampah. Untuk angpao 1 lusinnya kami hargai Rp25 ribu," terangnya.





Rumah Kreatif Coey sudah didirikan Cucu sejak tahun 2019 lalu.





Workshop ini menjadi wadah bagi setiap masyarakat yang ingin belajar seputar kerajinan craft, tataboga, hingga tata busana secara gratis.





"Pelatihannya 4 kali selama 2 minggu, lalu nanti ada wisudanya dan setiap peserta dapat sertifikat. Awalnya setelah dapat sertifikat lalu hilang begitu saja. Tapi mulai 2023 kami gandeng mereka menjadi member (anggota) RKC Community," terangnya.





Hingga saat ini, komunitas itu sudah melayani ribuan peserta pelatihan dan sebanyak 130 member.





Beberapa di antara mereka bahkan sudah mandiri dengan mendirikan usaha sendiri. Mereka juga dibantu dari Rumah Kreatif Coey, untuk diurusi Nomor Induk Berusaha (NIB) hingha sertifikat halalnya. (Fat)





Penulis: Reka Faturachman
Editor: Rany Puspitasari


Editor : Rany Sinaga
#kota bogor #Angpao Lebaran #mukena baru #rumah kreatif coey