CIAWI-RADAR BOGOR, Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Ahmad Mukri Aji menyesalkan kejadian diamankannya puluhan anak muda tengah pesta miras di Desa Citapen, Ciawi.
Dia mengajak kepada generasi muda untuk memanfaatkan bulan Ramadhan ini dengan kegiatan yang menambah keimanan dan taqwa, bukan pesta miras.
"Jelas MUI Kabupaten Bogor sangat menyayangkan terjadinya pesta miras, apalagi di Bulan Ramadhan, bulan suci, yang sangat dihormati oleh seluruh umat Islam di dunia," ucapnya kepada Radar Bogor, Minggu (24/3).
Menurutnya, peran orang tua sangat penting terhadap anak-anak muda, terlebih yang masih di bawah umur. Bagaimana orang tua memberikan pendidikan dan juga karakter anak.
Termasuk mengawasi anak-anaknya dari pengaruh lingkungan yang dekat dengan kemaksiatan seperti pesta miras hingga penyalahgunaan narkoba.
"Kembali semua ke orang tua masing-masing, peran orang tua, sekolah yang mendidik, pondok pesantren, jangan biarkan anaknya memperbanyak maksiat," tegas KH Mukri Aji.
Sehingga, lanjutnya, kejadian serupa tidak terulang lagi terlebih di Kabupaten Bogor.
Baca juga: Pulang Bagi-Bagi Takjil, Puluhan Anak Muda di Puncak Bogor Malah Pesta Miras
"Jangan terulang, merusak zaman, tapi inshallah, Kabupaten Bogor masih penuh dengan hamba Allah yang beriman, bertaqwa, kemudian anak-anaknya yang santun," tukasnya.
Sebelumnya, sebanyak 31 anak-anak muda diduga gangster diamankan Polsek Ciawi pada Jum'at (22/3) malam.
Mereka diamankan setelah adanya laporan dari warga perihal para remaja tersebut yang tengah pesta miras.
Padahal, sebelum pesta miras, mereka usai membagikan takjil gratis di kawasan Puncak.(cok)
Penulis: Septi
Editor: Rany Puspitasari
Editor : Rany Sinaga