BOGOR-RADAR BOGOR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor angkat suara terkait ledakan gas elpiji, yang menimpa salah seorang petugas kebersihan.
Di mana, Muhamad Ali Yeyen yang merupakan petugas keberihan di Kota Bogor menjadi korban ledakan gas elpiji 3 kilogram, pada Selasa (2/3/2024) di kediamannya di Cilibende, RT1/02, kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, kota Bogor.
"Kami menyampaikan rasa empati atas musibah ledakan gas elpiji yang melanda petugas kebersihan Kota Bogor," kata Kepala DLH Kota Bogor, Denni Wismanto.
Sejauh ini, korban bernama Muhamad Ali Yeyen sudah ditangani dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di RSUD Kota Bogor.
Kemudian, pihaknya sudah sudah berkoordinasi dengan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD), Disperumkim, dan Tagana Kota Bogor.
Baca juga: Jelang Lebaran, Tiga Warga Bogor Harus Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Ledakan Gas Elpiji
Denni Wismanto mengaku mendapatkan informasi ledakan gas yang menimpa petugas kebersihan sesaat setelah kejadian.
"Pas kejadian awalnya tahu masuk rumah sakit, dan kondisinya luka 80 persen," ucapnya.
Namun demikian, Denni Wismanto memastikan status BPJS lengkap, dan saat ini sudah dalam penanganan pihak rumah sakit.
"Insya Allah karyawan kita lengkap, tadi sudah ada yang jenguk pimpinannya, nanti besok kita cek lagi dan dipastikan untuk membantu," katanya.
Kepala DLH menyebut, korban ledakan gas elpiji Muhamad Ali Yeyen sehari-harinya bertugas di TPA Galuga, Kabupaten Bogor.(ded)
Penulis: Dede
Editor: Rany Puspitasari
Editor : Rany Sinaga