MEGAMENDUNG-RADARBOGOR, Pemudik Motor dengan rak belakang modifikasi mulai berseliweran di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Senin (8/4/2024) siang. Rak belang itu terbuat dari bambu. Panjangnya sekitar 30 sentimeter. Memanjang ke belakang.
Baca Juga: Kawasan Puncak Bogor Sudah Diserbu Ribuan Kendaraan Pemudik, Puncaknya Diprediksi Besok
Di atas rak itu berisi barang bawaan. Mulai dari baju hingga kue bingkisan hari raya. Motor motor itu rata-rata leter B. Ada yang dari jakarta, maupun Depok. Motor-motor itu terlihat padat dan lebih panjang dari bawaan pabrik. Kebanyakan motor matic. Namun ada juga motor bebek juga motor batangan (Tanki depan).
Namun motor matic yang paling mendominasi. Bukan saja belakang dipenuhi barang bawaan. Di bagian dek depan motor tidak kalah penuh. Ada tumpukan tas di depan tingginya sampai diatas stang motor.
Dalam 15 menit, ada 23 motor dengan konsep modifikasi serupa. Motor-motor itu merupakan motor para pemudik. Umumnya tujuan Cianjur, Cimahi, Bandung, Garut dan Tasik.
Erna salah satunya. Tahun ini, Ia dan suaminya mudik mengunakan motor. Berdua saja. Anaknya sudah duluan. Berangkat Minggu lalu, menggunakan bus. Bersama dengan saudaranya.
Ia mudik dengan motor bukan tanpa alasan. Motor dipilih untuk dijadikan kendaraan saat silaturahmi lebaran di kampung halaman.
"Buat keliling di kampung, mau dipaketkan, mahal, jadi mending sambil jalan saja," kata dia kepada Radar Bogor, Senin (8/4/2024).
Sementara itu arus lalulintas di jalan raya puncak pada pukul 14.00 Wib terpantau lancar kedua arah. Tidak terjadi kemacetan di Jalan Raya Puncak, kalau pun ada hanya sedikit hambatan Seperti di depan Pasar Ciawi dan pasar Cisarua. Sisanya, lancar jaya. (all)
Reporter: Arifal
Editor: Pipin