BOGOR-RADAR BOGOR, Menjawab kebutuhan akan benih padi ramah lingkungan yang adaptif terhadap perubahan iklim, IPB University meluncurkan benih padi varietas IPB 9 Garuda (9G) pada Jumat (19/4) di Desa Blawirejo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Varietas IPB 9G yang ditemukan oleh inovator IPB, Dr. Hajrial Aswidinnoor, membawa era baru dalam pertanian ‘cerdas-iklim’ dengan inovasi benih yang adaptif di tanah masam, tahan hama penyakit serta kebutuhan pupuk dan air yang lebih efisien.
Produktivitas tanaman padi ini bisa mencapai maksimal 11 ton gabah kering panen (GKP) per hektare. Varietas ini juga ditanam di Purwakarta dan berhasil mencapai produktivitas 10,7 ton GKP per hektare.
IPB University telah menjalin kemitraan dengan PRISMA sejak tahun 2021 untuk pemasaran dan edukasi benih padi unggulan ke petani kecil.
Melalui kemitraan tersebut, PRISMA mendukung IPB University dalam melakukan uji coba varietas benih cerdas iklim, menghubungkan dengan penangkar benih lokal dan distributor untuk memperluas cakupan pasar, serta memberikan insight mengenai perilaku petani untuk pengembangan benih di masa depan.
Kolaborasi ini sukses dalam mengintroduksi benih padi cerdas iklim IPB 3S ke petani-petani kecil di wilayah Jawa Tengah. Kesuksesan tersebut menumbuhkan kepercayaan diri IPB University dalam mengembangkan dan meluncurkan varietas IPB 9G sebagai inovasi lanjutan dari varietas 3S, serta varietas 12-15G yang masih dalam tahap uji coba komersial.(***)
Editor : Administrator