LEUWILIANG-RADAR BOGOR, Puluhan anak yatim dan kurang mampu dikhitan. Mereka dikhitan oleh para alumni SMAN 1 Leuwiliang angkatan 2001, atau dikenal sebagai Fosil (Forum silaturahmi) 2001.
Tim medis khitanan massal Fosil 2001 Agus Susanto memaparkan, kegiatan ini diikuti oleh 30 anak, yang berasal dari sekitar SMAN 1 Leuwiliang.
"Semua dari anak-anak kurang mampu juga yatim di sekitar SMAN 1 Leuwiliang," katanya kepada Radar Bogor Minggu (21/4/2024).
Agus memaparkan, selain khitanan massal, juga ada kegiatan bakti sosial lainya. Kegiatan tersebut berjalan setiap tahunnya.
"Sudah 17 kali, kegiatan baksos dan reuni ini," tuturnya.
Baca juga: PPDB SMAN 1 Leuwiliang Ditutup, 424 Calon Siswa Diterima
Iapun berharap, reuni yang diisi dengan kegiatan bakti sosial seperti ini, mampu mengubah stigma negatif kegiatan reuni. Di mana dalam reuni dijadikan ajang pamer, atau hal-hal yang kurang baik.
"Jadi kami buat reuni ini, selain untuk ajang silaturahmi, juga menjadi manfaat bagi para alumni SMAN 1 Leuwiliang, serta orang lain," tuturnya.
Adapun dipilihnya khitanan massal dalam kegiatan reuni tersebut, tidak lain karena ada banyak lulusan SMAN 1 Leuwiliang yang berprofesi sebagai tenaga medis. Mulai dari dokter, perawat juga bidan. (all)
Penulis: Arifal
Editor: Rany Puspitasari
Editor : Rany Sinaga