Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jelang PPDB 2024, Komisi IV DPRD Kota Bogor Minta Disdik Persiapkan Ini

Administrator • Jumat, 26 April 2024 | 13:41 WIB
Menjelang PPDB 2024, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri, meminta Disdik Kota Bogor untuk mempersiapkan regulasi terkait persyaratannya.
Menjelang PPDB 2024, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri, meminta Disdik Kota Bogor untuk mempersiapkan regulasi terkait persyaratannya.


BOGOR-RADAR BOGOR, Menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2024, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor untuk mempersiapkan regulasi terkait persyaratan agar tidak ada lagi terjadi kericuhan seperti tahun lalu.





Baca Juga ; DPRD Kota Bogor Bahas LKPJ Terakhir Bima Arya, Tim Pansus Sindir Hal Ini





Adapun, Komisi IV DPRD Kota Bogor telah rapat dengan Disdik terkait PPDB pada pekan lalu. "Dan kami berharap, agar tidak ada lagi kericuhan seperti tahun lalu," kata pria yang akrab disapa ASB, pada Jumat (26/4/2024).





Pada saat rapat dengan Disdik, komisi IV telah menyampaikan beberapa catatan hasil evaluasi PPDB tahun lalu, di antaranya adalah permasalahan administrasi penduduk (Adminduk) dan tidak berfungsinya tim verifikasi bentukan Wali Kota Bogor serta masih minimnya jumlah sekolah negeri di Kota Bogor.





Selain itu, yang harus disiapkan oleh Pemkot Bogor adalah kesiapan server dan kapasitas internet panpel PPDB Kota dan di masing-masing sekolah, sebagai kebutuhan utama layanan online.





"Terkait Adminduk, kita berharap sudah terintegrasi antara Disdik dan Disdukcapil. Agar terdapat kesamaan data dan untuk meminimalisir terjadinya pendaftar siluman. Diskominfo pun, harus memastikan koneksi internet dan server pelayanan yang maksimal," ucap ASB.





Lebih lanjut, ASB juga meminta agar nantinya tim verifikasi yang dibentuk oleh PJ Wali Kota Bogor bisa berkordinasi secara baik dengan tim panitia PPDB dari masing-masing sekolah.





ASB menekankan pentingnya sosialisasi dan mekanisme proses PPDB kepada sekolah, dewan pendidikan dan terutama masyarakat.





Menurutnya, Pemkot Bogor harus bisa menjadi penyelenggara yang mengintegrasikan semua informasi dan data, agar tidak ada lagi kesalahpahaman tugas dan fungsi dari masing-masing bidang.





"Kita berharap, kejadian tahun lalu tidak terulang walikota membentuk tim verifikasi tapi tidak jelas kerjanya apa. Tidak lebih, hanya menjadi bahan konten. Kita akan pastikan, Tim verifikasi harus berkordinasi dan komunikasi dengan panitia PPDB di masing-masing sekolah," tegasnya.





Perihal, masih minimnya jumlah sekolah negeri di Kota Bogor. ASB, memastikan bahwa sekolah terpadu di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal yang sudah selesai dibangun. Tahun ini, mulai menerima siswa baru.





"Semoga, bisa menjawab kebutuhan dan menjadi bagian solusi bagi layanan pendidikan untuk warga di Tanah Sareal "





Berdasarkan, informasi dari Disdik Kota Bogor untuk tingkat SD dan SMP akan dibuka pendaftaran untuk lima rombongan belajar (Rombel).









Reporter : Dede Supriadi
Editor : Yosep


Editor : Administrator
#dprd kota bogor #ppdb