CIBINONG-RADAR BOGOR, Seorang prian berinisial RD (32) nekat menghabisi nyawanya sendiri dengan menggunakan seutas sabuk. Ia diduga depresi akibat tak kunjung mendapat pekerjaan sedangkan harus memenuhi kebutuhan rumah tangganya.
"Diduga karena permasalahan rumah tangga beberapa hari sebelum dia gantung diri," kata Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli.
Yunli menerangkan berdasarkan keterangan awal diketahui korban sempat curhat ke kakaknya karena tidak mempunyai pekerjaan. Alhasil itu kemudian menimbulkan percekcokan antara korban dengan istrinya beberapa hari sebelum kejadian.
Baca Juga: Wanita Paruh Baya Asal Sidoarjo Ditemukan Tewas Bunuh Diri
"Dia diketahui tidak kerja, yang kerja istrinya dan itu memicu pertengkaran," terangnya.
Beberapa hari pasca pertengkaran, tepatnya pada Rabu pagi istrinya kemudian meninggalkan rumah. Tidak ada gerak-gerik pertengkaran saat istrinya meninggalkan rumah dan korban sendirian.
Istrinya disebut pergi ke Tanggerang saat meninggalkan rumah. "Adiknya yang tahu kalau istrinya pergi biasanya selalu ngasih makanan. Malamnya ia mau nganterin makanan, tapi dipanggil tidak ada balasan," ujar Yunli.
Akibat tak mendapatkan sahutan, adik iparnya beserta tetangga lain memutuskan mendobrak pintu rumah. Lalu menemukan korban sudah tergantung dalam keadaan tidak bernyawa.
Baca Juga: Antisipasi Bencana, Pj Bupati Bogor Minta Masyarakat dan Kepala Wilayah Waspada
"Saat pemeriksaan tidak ada indikasi orang masuk karena jendela itu tidak ada tanda-tanda dicongkel atau sebagainya," sebutnya.
Dugaan ini juga diperkuat dengan alat yang digunakan untuk menggantung dirinya, yaitu sabuk yang bisa ditarik penggunanya. Korban diduga naik pijakan kemudian mengikat sabuk di tiang rumah dan menggantungkan lehernya.
"Lalu korban menarik sabuk sambil menendang pijakan yang ada di kakinya untuk bunuh diri," jelasnya.
Tidak ada ditemukan luka lebam, pukulan, tusukan, dan sebagainya. Dari pemeriksaan itu diambil kesimpulan awal korban murni meninggal karena bunuh diri. Dengan motif depresi berat akibat tak memiliki pekerjaan.
"Kita sempat menyarankan autopsi namun dari pihak keluarga tidak mau. Namun kami akan terus mintai keterangan termasuk dari istri korban," bebernya.
Lebih lanjut, Ia menyebut akan terus mendalami kasus bunuh diri ini. Untuk mencari penyebab pasti atau temuan baru.
"Bagaimanapun kami akan terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini," ujarnya. (tp1)
Editor : Administrator