Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkab Bogor Dinilai Gagal Kelola Rest Area Gunung Mas, Ini Gegaranya

Septi Nulawam Harahap • Senin, 29 April 2024 | 22:03 WIB
Penampakan Rest Area Gunung Mas Puncak Kabupaten Bogor yang sepi pengunjung.
Penampakan Rest Area Gunung Mas Puncak Kabupaten Bogor yang sepi pengunjung.

RADAR BOGOR - Pemkab Bogor melalui BUMD Sayaga Wisata dinilai gagal dalam mengelola Rest Area Gunung Mas, Puncak. Pasalnya, aset pemerintah yang menghabiskan anggaran puluhan miliar itu tidak beroperasional dengan baik.

Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Yusfitriadi mengatakan, PT Sayaga Wisata yang dipercaya mengelola Rest Area Gunung Mas, belum membuat suatu hal yang menarik srhingga mendatangkan wisatawan.

"Apa sih yang menarik yang dilakukan Sayaga untuk Rest Area Gunung Mas? Tidak ada sampai hari ini. Bahkan saya menuding Sayaga itu disorientasi untuk mengembangkan ekowisata di Puncak," ungkapnya kepada Radar Bogor, Senin (29/4).

Padahal, kata dia, masih banyak kawasan lain selain Puncak yang potensinya perlu digali. Sementara Puncak, Bogor dengan penuh geliat aktivitas pariwisatanya tidak perlu banyak campur tangan pemerintah.

"Apalagi oleh Sayaga Wisata, bagi saya BUMD Kabupaten Bogor itu tidak pernah mengelola sesuatu yang baik. Contohnya seperti Hotel Sayaga di Cibinong," tegas Yusfitriadi.

Menurutnya, Rest Area Gunung Mas berbeda dengan rest area di Jalan Tol yang notabenenya berada di Kawasan Wisata. Sementara Puncak sudah memiliki banyak rest area yang lebih terkenal dan memiliki nilai jual yang menarik.

Sehingga, pengelola harus membuat suatu gebrakan yang bisa menarik kunjungan. Bukan hanya beriorientasi pada bisnis semata.

"Saya pikir kalau yang mengelola pemda, seperti pedagang itu akan sulit berkembang bahkan cenderung akan merugikan banyak hal," tuturnya.

Sebelumnya, Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu meminta kesadaran para pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Puncak untuk kembali mengisi kios di Rest Area Gunung Mas.

"Karena rest area itu dibangun oleh pemerintah menggunakan uang negara, uang rakyat yang kemudian tidka dimanfaatkan," katanya.

Saat ini, Pemkab Bogor tengah kembali mensosialisasikan kepada pedagang untuk kembali perjualan di Kawasan Rest Area Gunung Mas. Menurutnya, hal itu tidak lain untuk kepentingan bersama terutama menjaga keindahan alam Kawasan Puncak.

"Kawasan puncak itu penting untuk ketertiban, keindahan, apalagi sudah disiapkan Rest Area Gunung Mas itu," tukasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#rest area Gunung Mas #Sayaga wisata #kabupaten bogor