Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Peringati Hardiknas 2024, Ratusan Pelajar SMP Bosowa Bina Insani Diberikan Penguatan Kesehatan Mental Melalu Seminar Pendidikan

Dede Supriadi • Kamis, 2 Mei 2024 | 15:48 WIB
SMP Bosowa Bina Insani mengadakan kegiatan seminar bertajuk
SMP Bosowa Bina Insani mengadakan kegiatan seminar bertajuk

RADAR BOGOR - SMP Bosowa Bina Insani mengadakan kegiatan seminar bertajuk 'Empowering Youth For Resilience And Well-Being', pada Kamis (2/5/2024).

Adapun, kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Bosowa Bina Insani ini dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024.

Kepala SMP Bosowa Bina Insani Haposan Andy Citra mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas inisiasi Parents Association Bosowa Bina Insani (PABBI).

"Hari ini SMP Bina Insani bekerjasama PABBI atau komite mengadakan seminar Pendidikan bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2024," kata Haposan Andy Citra.

Menurut dia, kegiatan yang mengangkat tema Empowering Youth For Resilience And Well-Being ini, mendatangkan narasumber Educational Consultant Diah Ningrum, yang membahas strategi kesehatan remaja.

"Ini adalah bagian dari konsen, peran orang tua dalam dunia pendidikan ke pada sekolah maka hasil dari diskusi bersama, maka ditetapkan 2 Mei mengadakan seminar pendidikan," ucapnya.

Menurut dia, seminar pendidikan ini pesertanya merupakan seluruh siswa mulai dari kelas 7, 8, dan 9.

"Pesertanya memang dikhususkan untuk siswa, tujuannya untuk kesiapan atau bekal siswa-siswa SMP Bosowa Bina Insani," katanya.

Haposan Andy Citra berharap kegiatan mempersiapkan mental anak-anak dalam menjalankan kehidupannya nanti.

"Sangat memungkinkan kesiapan para pemimpin itu bukan hanya dari sisi kemampuan akademik, tetapi kemampuan secara pengetahuan, mindset, paradigma dan cara berpikir," papar dia.

Selain itu, dalam seminar ini juga memberikan pembelajaran bagaimana cara menyelesaikan masalah.

"Mental health itu harus diawali dengan mindset dan paradigma, maka mental siswa itu perlu di berikan penguatan, karena memang itu lah yang menjadi standar untuk menyiapkan para pemimpin generasi itu," imbuh dia.

"Bukan hanya secara akademik tapi hal-hal lain di luar itu juga harus dipikirkan oleh sekolah, bagaimana nanti siswa, mereka berkembang dan kan pasti mandiri," sambung dia.

Lebih lanjut, Haposan Andy Citra menambahkan sekolah berkewajiban memberikan kesiapan secara komprehensif, bukan hanya akademik dan non akademik, namun juga karakter sangat penting.

Atas hal itu, maka SMP Bisowa Bina Insani juga memberikan spiritual sebagai bekal mereka melalui salat, hingga pembiasaan setoran halapalan.

"Itu menjadi salah satu pembentukan karakter yang kita lakukan disekolah, disamping penguatan mindset dan paradigma dan juga penguatan mental anak-anak untuk mereka ke depan menjadi pribadi yang berkualitas," papar dia.

Sementara itu, Educational Consultant dari Improve Education Consulting Dyah Ningrum mengatakan, Empowering Youth For Resilience And Well-Being menjadi fokus dalam fenomena remaja saat ini.

"Ada istilah pancaroba untuk remaja, artinya karena perubahan hormonal, kognitif, secara fisik sehingga ada psikolog yang mengatakan masa remaja itu seperti badai dan topan," kata Dyah Ningrum.

Sehingga, dijelaskan Dyah Ningrum remaja memerlukan pendampingan dan bimbingan. "Dengan tantangan sekarang, masalah emosi kan banyak sekali terjadi, sebagai seorang terapis juga banyak menemukan kasus di mana remaja itu cemas, over thingking, kemudian bahkan mengarah ke depresi, da. pemikiran bunuh diri," ucapnya.

Menurut dia, anak-anak dibekali bagaimana membangkitkan kepada anak bahwa hidup ini tidak selalu mulus, bahwa hidup ini tidak selalu nyaman, dan selalu ada tantangan.

"Bagaimana belajar ketika menghadapi tantangan, mereka tau caranya, dan tahu mengidentifikasi apa yang dirasakan," kata Dyah Ningrum.

Ditempat yang sama, Ketua PABBI SMP Bosowa Bina Insani Isma Wardhani mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hardiknas 2024, yang dikemas melalui kegiatan seminar pendidikan, dan juga Medical Check Up yang dipersembahkan untuk guru, staf sekolah.

"Terkadang staf, sekuriti, OB tidak terpikirkan untuk cek kesehatan, saat ini kami fasilitas untuk itu, supaya ada rapot kesehatan yang bisa di rambu-rambu," ucapnya.

Selain itu, ada bazar untuk memeriahkan kegiatan tersebutm "Kami undang praktisi psikologi, tema yang diangkat adalah daya tahan, daya juang yang baik dalam mengejar mimpi-mimpi mereka untuk bersekolah ditempat yang baik, dan menggapai cita-cita mereka," tandas Isma Wardhani.(ded)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #seminar #hardiknas