RADAR BOGOR - Pertunjukkan Angklung Kolosal melengkapi kemeriahan perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Provinsi Jawa Barat di Lapangan Sempur, Kamis (2/5/2024).
Bukan oleh seniman profesional, penampilan angklung kolosal megah itu justru dipersembahkan 1200 siswa SD Kota Bogor.
Lagu Hymne Guru yang ditampilkan pada momen perayaan Hardiknas Tahun 2024 Tingkat Provinsi Jawa Barat terasa begitu spesial, karena angklung kolosal itu.
Lagu ciptaan maestro musik Indonesia, Sartono pagi itu terdengar lebih megah.
Bagaimana tidak, karya pensiunan guru honorer asal Madiun itu dibawakan secara kolosal lewat alat musik angklung yang dimainkan oleh 1200 siswa SD.
Jumlah fantastis itu bahkan mengalahkan peserta dan tamu undangan Upacara Hardiknas yang diperkirakan hanya 600 orang saja.
Kepala Bidang SD, Dinas Pendidikan Kota Bogor, Rini Mulyani mengatakan, penampilan itu memang sengaja dihadirkan Kota Bogor sebagai persembahan bagi Provinsi Jawa Barat untuk merayakan Hardiknas Tahun 2024.
"Seperti yang kita ketahui angklung merupakan alat musik tradisional khas Jawa Barat. Kesenian ini sangat spesial dan mesti terus dilestarikan. Oleh karena itu penampilan kolosal ini dibawakan oleh pelajar SD, generasi muda yang akan meneruskan bangsa ini," ujarnya.
Para pemain angklung ini merupakan anak-anak SD yang dikumpulkan dari 6 Kecamatan yang ada di Kota Bogor.
Usianya bervariasi, ada yang tengah duduk di bangku kelas 4 hingga kelas 6.
Rini bercerita, penampilan kolosal apik tersebut ternyata hadir dari persiapan yang mepet.
Mereka hanya memiliki waktu sekira 2 pekan saja untuk menyiapkan pertunjukkan tersebut.
"Bukan hasil latihan berbulan-bulan. Persiapannya sekira 2 minggu saja. Awalnya kami dari Disdik mengumpulkan konduktor dari sekolah-sekolah yang mempunyai angklung. Karena setiap konduktor punya cara dan kode tersendiri dalam melatih akhirnya kami samakan dulu metodenya," terang Rini.
Setelah berada pada satu metode setiap konduktor kemudian melatih lagu yang akan dibawakan kepada tim angklung di sekolahnya masing-masing.
Kemudian mereka berlatih setiap memiliki waktu luang.
Pada H-3 Hardiknas puluhan tim angklung dari berbagai sekolah ini akhirnya mulai berlatih bersama.
Mereka hanya memiliki 2 kali kesempatan untuk berlatih bersama yakni dalam gladiresik kotor dan bersih.
Namun karena memiliki kekompakan dan semangat yang tinggi, akhirnya mereka berhasil mengharmonikan permainan angklung tersebut.
"Awalnya ada 3 lagu yang akan kami tampilkan yakni Lagu Hymne Guru, Bogor Kota Kesayangan, dan Mars Pelajar yang sudah kami buat. Tapi karena keterbatasan durasi yang diberikan panitia dari Provinsi akhirnya kami menyanyikan 2 lagu awal saja," ungkap Rini.
Ia menyebut, pertunjukan angklung kolosal oleh 1200 anak SD ini menjadi yang pertama ditampilkan sepanjang sejarah Kota Bogor.
Sebab, selama ini belum ada penampilan angklung kolosal yang dimainkan oleh orang sebanyak itu.
Baca Juga: Paripurna LKPJ Wali Kota Bogor 2023, Hery Antasari : Kami Komitmen Tindaklanjuti Rekomendasi"Makanya kami sangat bersemangat dan merinding saat menonton pertunjukan angklung kolosal tadi. Ini berkat kebersamaan dan semangat yang ditunjukan oleh para siswa SD, konduktor, dan pendamping dari sekolah," ucap dia.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga