RADAR BOGOR - Akses jalan warga di Gang Makam RT 3 RW 5 Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogot Barat yang terputus akibat bencana longsor akhirnya mendapat penanganan.
Perbaikan jalan tersebut dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor melalui pembuatan dinding beronjong dan pembangunan jalan.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Rena Da Frina mengatakan pekerjaan perbaikan sudah dimulai pihaknya sejak pekan lalu. Pihaknya menargetkan perbaikan jalan berlangsung selama 3 pekan.
Pantauan Radar Bogor pada Jumat (3/5/2024) menunjukkan para pekerja tengah membangun beronjong sebagai penahan dinding tanah yang berads di pinggir sungai Cidepit.
"Tinggi beronjongnya sekira 2,5 meter. Setelah beronjong selesai kami akan bangun jalannya lagi. Lebar jalannya sekira 1,5 meter," ujar Rena saat dikonfirmasi Radar Bogor, Jumat (3/5/2024).
Upaya perbaikan ini diakui Rena berasal dari permintaan warga. Sebab selama akses jalan ini putus mereka mesti mencari jalan alternatif lain yang lebih jauh dan membutuhkan waktu tempuh lebih lama.
Semestinya, penanganan longsor yang berulang kali terjadi di Jalan Gang Makam ini menjadi tanggung jawab Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat. Namun hal itu belum juga terealisasi.
"Kemarin saya bertemu dengan Dinas SDA, mereka menjanjikannya Bulan Mei karena ada administrasi yang harus dilalui terlebih dahulu. Penganggaran penanganan itu pergeseran dari lokasi lain," terang Rena.
Oleh karena itu, pihaknya meminta izin untuk lebuh dulu memperbaiki akses jalan warga yang terputus sejak longsor susulan pada Kamis (7/3/2024) lalu.
Biaya perbaikan jalan ini disebut Rena berasal dari anggaran pemeliharaan Dinas PUPR Kota Bogor.
Bencana longsor pertama kali terjadi di Gang Makam pada tanggal 4 Februari 2024 lalu. Pada saat itu longsor melanda bagian dasar Sungai Cidepit.
Sementara longsor kedua terjadi pada tanggal 10 Februari 2024. Longsor kedua melanda bantaran sungai dan membuat bagian belakang runah warga runtuh.
Longsor susulan ketiga terjadi pada tanggal 7 Maret 2024. Pada saat itu terdapat 3 orang warga yang turut menjadi korban, mereka mengalami luka-luka. Di samping itu longsor juga membuat akses jalan warga setempat terputus. (fat)
Editor : Yosep Awaludin