RADAR BOGOR, RA (23), korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan dalam koper di Bali dikenal sebagai sosok yang baik. Hal itu dikatakan Dodi (53), mertua korban.
"Baik, kalau di rumah komunikasi baik, setiap hari gak ada perilaku yang kurang baik selama tinggal di sini," kata Dodi kepada Radar Bogor Minggu (5/5/2024).
Ia memaparkan, RA ini merupakan menantu yang baik. RA sudah menikah dengan anaknya RA sejak tiga tahun silam. "Sudah dikaruniai anak satu," katanya kepada Radar Bogor.
Ia tak menyangka menantunya itu menjadi korban pembunuhan keji. Kata dia, RA berpamitan ke Bali untuk bekerja dan menemui adik iparnya.
"Jadi berangkat malam kamis, dapat kabar meninggal dari polisi pada Jumat siang," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, RA(23) korban pembunuhan yang mayatnya dimasukan dalam koper dan dibuang di semak-semak di kawasan Jembatan Panjang Jimbaran merupakan warga Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
Korban tinggal di Parung Panjang, di kediaman mertuanya. Hal itu dibenarkan Camat Parung Panjang, Chairuka Judhyanto Nugroho.
Kepada Radar Bogor, camat memaparkan bahwa jasad wanita dalam koper di Bali itu tercatat sebagai warganya.
"Iya, warga Parung panjang. Dari administrasi kependudukannya tercatat sebagai warga Parung panjang," katanya kepada Radar Bogor Minggu (5/5/2024).
Chairuka memaparkan, korban tinggal bersama dengan suami dan mertuanya di Kecamatan Parung Panjang. "Tinggal dengan suami di rumah mertuanya di sini," tukasnya.
Seperti diketahui, Warga Kuta Bali digegerkan dengan penemuan mayat dalam koper. Wanita itu jadi korban pembunuhan oleh seorang pria yang diduga teman kencannya di sebuah kos-kosan.(all)
Editor : Alpin.