Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wanita dalam Koper di Bali Pernah Jadi Sales Perabot Rumah Tangga Hingga Kernet Truk di Bogor

Arif Al Fajar • Minggu, 5 Mei 2024 | 21:21 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RADAR BOGOR - Siapa sangka, RA (23) wanita dalam koper asal Parung Panjang, Kabupaten Bogor korban pembunuhan di Bali itu pernah menjadi sales perabot rumah tangga.

Hal itu diungkapkan mertua Dodi (53). Kepada Radar Bogor, ia mengatakan selama menjadi menantun wanita dalam koper, RA pernah bekerja sebagai sales perabotan.

Selain menjadi sales perabot rumah tangga, wanita dalam koper di Bali itu juga pernah menjadi kernet truk. Ia menemani suaminya yang tidak lain berprofesi sebagai sopir truk.

"Tiga bulanan jadi kernet," paparnya.

RA, kata dia bersikukuh untuk menemani suaminya menjadi kernet. Apalagi penghasilan sopir truk suaminya tak begitu besar, sehingga suaminya tak mampu membayar kernet truk.

"Jadi takus suaminya dijalan ngantuk, makanya jadi kernet truk," tuturnya.

Iapun sempat melarang menantunya, untuk menjadi kernet truk, lantaran sangat beresiko.

Ia khawatir, jika terjadi kecelakaan di jalan.

Apalagi ia faham betul, sebagai mantan sopir truk, resiko kecelakaan cukup tinggi, dan mengancam mantunya, wanita dalam koper itu.

"Saya sempat melarang, karena di jalan itu resikonya tinggi. Apalagi masih punya anak yang masih balita. Takut ada apa-apa," paparnya soal mantunya, waniita dalam koper di Bali itu.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bali #Wanita dalam Koper #kabupaten bogor