RADAR BOGOR - Tim Pendidikan Yayasan Ummul Quro Bogor kembali berkunjung dan melakukan audiensi dengan DPRD Kota Bogor, Senin (6/5/2024).
Dalam kunjungannya kali ini, Tim Pendidikan Ummul Quro Bogor, yang diwakili Shintawati M.Pd dan Dr. Suhandi, M.Pd.I, melakukan expose draft Naskah Akademik dihadapan Tim Bapemperda DPRD Kota Bogor.
Dalam pertemuan yang dipimpin langsung oleh Ketua Bapemperda DPRD Kota Bogor, Anna Mariam Fadhilah itu, Shintawati dan Suhandi menyampaikan langsung draft Naskah Akademik yang telah dirancang oleh Tim Pendidikan Yayasan Ummul Quro Bogor.
Naskah Akademik ini sendiri dibuat sebagai bentuk tindak lanjut dari usulan Perda yang disampaikan Yayasan Ummul Quro Bogor, terkait mendesaknya peraturan untuk mencegah tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan.
"Kasus kekerasan di sekolah masih ada di beberapa daerah, dan tidak menutup kemungkinan di Kota Bogor pun terjadi. Maka dari itu, ini adalah bentuk keseriusan dan sumbangsih kami terhadap dunia pendidikan," ujar Shintawati.
Fenomena tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan jelas harus segera diatasi, sebelum lebih jauh bahaya dan dampaknya dalam masyarakat.
"Dan salah satu upaya serius untuk menangani hal ini tentu diperlukan adanya payung hukum yang tegas dan jelas. Perda yang mengatur khusus masalah ini tentu amat sangat diperlukan," tambahnya.
Anna Mariam Fadhilah, mewakili Bapemperda DPRD Kota Bogor sangat berterimkasih atas inisiatif dan draft Naskah Akademik yang telah dibuat Tim Pendidikan Yayasan Ummul Quro Bogor.
"Kami jelas sangat berterimakasih kepada Tim Pendidikan Yayasan Ummul Quro atas inisiatif dan perhatian yang luar biasa untuk mengatasi masalah-masalah pendidikan di Kota Bogor," ujar Anna.
"Usulan Perda khusus yang menangani tindak kekerasan anak ini telah kami ajukan dan telah ditetapkan menjadi salah satu Raperda prioritas yang akan dibahas di Badan Legislatif DPRD Kota Bogor, dan akan dibahas di agenda Paripurna nanti," jelasnya. (***)
Editor : Yosep Awaludin