Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dishub Ungkap Hasil Evaluasi Angkot Listrik Kota Bogor, Begini Hasilnya

Dede Supriadi • Rabu, 8 Mei 2024 | 17:26 WIB
Angkot lIstrik  sedang melintas di jalanan Kota Bogor  beberapa waktu lalu.
Angkot lIstrik sedang melintas di jalanan Kota Bogor beberapa waktu lalu.

RADAR BOGOR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor mengungkapkan hasil evaluasi uji coba angkutan kota atau angkot listrik, yang saat ini beroperasi di rute sCidangiang-Suryakencana selama satu bulan sejak 4 April 2024.

Dalam evaluasi angkot listrik itu, Dishub Kota Bogor melibatkan Perumda Transportasi Pakuan, Organda, PT Kalista, konsorsium badan hukum (PT Translinkop).

Kepala Dishub Kota Bogor Marse Hendra Saputra mengatakan, setelah mengaspal selama satu bulan, tim akhirnya melakukan evaluasi terkait angkot listrik Bogor (Alibo).

Dari hasil evaluasi sementara, jaringan trayek akan dikaji ulang, ketahanan Elecktrical vehicle (EV) juga akan di evaluasi.

Kemudian, penambahan sistem pembayaran selain BRIZZI dari bank BRI, serta penumpang dapat mengakses non tunai di angkot listrik.

"Kami sudah melakukan evaluasi terkait angkot Alibo. Memang ada beberapa yang jadi perhatian untuk dilakukan evaluasi oleh pihak PTP, Dishub maupun PT Kalista," kata Marse.

Lanjut Marse, secara operasional, angkot Alibo sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya warga Kota Bogor.

Di mana, berdasarkan hasil survei yang dilakukan Dishub Kota Bogor melalui media sosial Instagram, Barcode dan survei wawancara langsung kepada masyarakat maupun pengguna angkot, sebanyak 73 persen masyarakat sangat berminat menaiki angkot Alibo.

Namun demikian, meski sudah ada hasil survei tersebut, pihaknya tetap mengevaluasi pelayanan angkot Alibo.

"Dulu pernah dilakukan penetapan angkot menggunakan energi alternatif gas dan berjalan hingga saat ini. Sama juga dengan angkot Alibo, kendaraan ramah lingkungan yang nantinya jadi kebutuhan mode transportasi modern," ucapnya.

Marse menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tetap optimis untuk melakukan dan memberikan pelayanan terhadap masyarakat untuk menggunakan angkutan umum.

Saat disinggung jumlah penumpang Alibo yang masih minim, Marse menjawab bahwa masyarakat pengguna angkot belum membiasakan menggunakan sistem pembayaran non tunai.

Sementara, Asisten Perekonomian Setdakot, Hanafi mengatakan, bahwa Pemkot Bogor tetap optimis dalam meningkatkan pelayanan terhadap angkot di Kota Bogor.

"Angkot Alibo ini merupakan inovasi dan kebutuhan moda transportasi modern di masa mendatang. Kami mendukung dan optimis, program angkot listrik di Kota Bogor akan berjalan dan dapat dilaksanakan," harapnya.

Ditempat yang sama, Dirut PTP, Rachma Nissa Fadliya menyampaikan terdapat lima permasalahan Alibo, pertama unit angkot listrik, kedua sistem Tap On Bus (TOB), trayek lintasan.

Kemudian, time table, terakhir sumber daya manusia. Kendala lainnya adalah terkait kerusakan pintu sliding, AC, kerusakan kaca pecah, serta ketidak siapan Transpakuan mengenai sistem pembayaran.

"Hasil evaluasi akan diperbaiki oleh PT Kalista yang menyangkut dengan teknis. Terkait masalah pembayaran, kami akan membangun kerjasama dengan sejumlah bank," tandas Nissa Fadliya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kota bogor #dishub #angkot listrik