Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Imbas Penonaktifan NIK DKI Jakarta, Kabupaten Bogor Alami Lonjakan Perpindahan Penduduk

Fikri Rahmat Utama • Jumat, 10 Mei 2024 | 16:09 WIB
Ilustrasi pengurusan kartu kependudukan.
Ilustrasi pengurusan kartu kependudukan.

RADAR BOGOR, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, mencatat adanya peningkatan signifikan perpindahan penduduk.

Peningkatan perpindahan penduduk di Kabupate Bogor ini mulai terjadi pada awal Januari 2024. Dan per Maret 2024, perpindahan melonjak tajam.

"Semenjak Januari kenaikan secara signifikan," kata Subkoordinator Identitas Penduduk Kabupaten Bogor, Suparno.

Dia menjelaskan, perpindahan penduduk ini tidak terlepas dari imbas penonaktifan nomor induk kependudukan (NIK) DKI Jakarta untuk masyarakatnya yang tinggal di luar Jakarta.

"Berdasarkan catatan ada 13.367 dari DKI Jakarta yang pindah ke Kabupaten Bogor," sebutnya.

Ia menjelaskan penduduk yang berpindah ke KTP Kabupaten Bogor ini tersebar di seluruh kecamatan.

Data yang dimiliki Disdukcapil mencatat Januari terdapat 1.809 orang, Februari 1.993 orang, Maret 5.466 orang, dan April 4.099 orang, sehingga secara keseluruhan sebanyak 13.367 orang.

"Datanya tersebar di berbagai kecamatan. Kemungkinan ini masih terjadi sampai Desember nanti," ungkapnya.

Tidak hanya perpindahan penduduk dari DKI Jakarta, Kabupaten Bogor juga ternyata terimbas urbanisasi. Perpindahan penduduk usai lebaran juga naik signifikan.

Berdasarkan data dari Januari sampai April ada 28.406 orang yang pindah ke Kabupaten Bogor dari luar daerah.

Rinciannya Januari 6.601, Februari 5.698, Maret 8.997, April 7.110. Lalu dari dalam daerah 16.273 jadi total keseluruhan perpindahan penduduk di Kabupaten Bogor Januari-April sebanyak 44.643.

"Data 44.643 ini jumlah keseluruhan dari perpindahan penduduk dari dalam daerah, luar daerah, dan dari DKI Jakarta," bebernya. (rp1)

Editor : Alpin.
#perpindahan penduduk #kabupaten bogor #dki jakarta