RADAR BOGOR - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor mulai memberlakukan pengenaan tarif dalam pemakaian Lapangan Mini Soccer di Taman Manunggal.
Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Disperumkim Kota Bogor, Devi Librianti mengatakan, pengenaan tarif Lapangan Mini Soccer Manunggal itu dilakukan berdasarkan Perda Nomor 11 tahun 2023 Tentang Retribusi dan Pajak Daerah.
Ia menjelaskan, terdapat dua alasan pihaknya memberlakukan tarif sewa kepada masyarakat dan institusi yang ingin memakai Lapangan Mini Soccer tersebut.
"Pertama, untuk menutup sebagian biaya perawatan lapangan. Setahun kami butuh anggaran Rp400 juta untuk merawat Taman Manunggal. Biaya retribusi bersubsidi ini untuk membiayai sebagian pemeliharaan rutin," jelasnya saat ditemui Radar Bogor, Sabtu (11/5/2024).
Pemeliharaan rutin yang dimaksudnya meliputi perawatan kebersihan, upah petugas kebersihan, biaya listrik, air, dan perbaikan kecil seperti lampu bohlam.
Pemeliharaan yang dilakukan pihaknya bukan saja untuk Lapangan Mini Soccer namun juga Taman Manunggal secara umum.
Kebijakan ini disosialisasikan Disperumkim Kota Bogor dihadapan sejumlah kelompok masyarakat dan instansi yang kerap memakai Lapangan Mini Soccer Manungal pada Sabtu (11/5/2024).
"Hasilnya ada yang setuju dan tidak setuju. Tapi kami akan tetap berlakukan kebijakan ini karena sudah diatur Perda. Kelompok yang tidak setuju berharap ada penyesuaian tarif karena dinilai terlalu mahal. Kami sarankan mereka untuk mengajukan surat permohonan keringanan, nanti keputusannya ada di atasan," jelas dia.
Devi berjanji penerapan tarif ini akan berdampak pada pengelolaan Taman Manunggal yang semakin baik.
Ia menggaransi ke depan pihaknya akan menambah lampu Lapangan Mini Soccer karena selama ini dirasa masih kruang maksimal.
Dirinya juga menyebut akan memasang grill di Taman Manunggal untuk mencegah terjadinya banjir di perumahan warga, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.
Ia berharap, kebijakan ini dapat turut berdampak pada meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor. (fat)
Editor : Yosep Awaludin