RADAR BOGOR - Puluhan warga Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor menggelar demo menolak pembangunan SPBU di desa mereka.
Aksi demo itu dilakukan warga lantaran mereka dibohongi. Juga tidak ada sosialisasi perihal pembanguan SPBU tersebut.
Pantauan Radar Bogor, warga demo mengunakan mobil bak terbuka dengan pengeras suara. Juga ada yang berjalan kaki. Mereka membentangkan spanduk penolakan SPBU tersebut.
Dalam aksi demo itu juga diputar lagu "Oke Gas", lagu kampanye Prabowo-Gibran saat pemilu kemarin.
"Kami menolak pembangunan SPBU tersebut," kata Iwan salah satu warga yang ikut aksi demo kepada Radar Bogor Sabtu (11/5/2024).
Adapun aksi demo penolakan SPBU di Ciampea itu berlangsung sejak pukul 09.30 WIB. Akibatnya arus lalulintas di lokasi tersendat. Polisi dari Polsek ciampea pun melakukan rekayasa lalulintas.
Kapolsek Ciampea Kompol Suminto mengatakan, aksi demo penolakan SPBU itu berlangsung tertib. Tidak ada tindakan anarkis. "Kondusif," katanya kepada Radar Bogor Sabtu (11/5/2024).
Adapun dalam pengamanan demo warga tersebut, sebanyak 47 personel gabungan dikerahkan. Mulai dari TNI, Polri, satpol PP. "Untuk masa aksi ada 80 orang," katanya.
Adapun aksi demo berakhir sebelum Zuhur. Dilanjut dengan mediasi di aula kantor Desa Benteng, Kecamatan Ciampea.
Sebelumnya, pembangunan SPBU di Jalan Letnan Sukarta RT 06 RW 01, Desa Benteng, Ciampea, Kabupaten Bogor disoal. Sejumlah warga protes pembangunan SPBU di lokasi tersebut.
Pantauan Radar Bogor, di dekat lokasi proyek, terpampang baliho bertuliskan penolakan. Baliho penolakan itu berukuran cukup besar. Sekitaran 2x4 meter.
Dikonfirmasi, perwakilan dari pihak SPBU, Sutiyono mengaku, penolakan hanya dari segelintir warga. Kata dia pembangunan SPBU itu sudah mengantongi izin.
"Sesuai aturan, semua sudah ditempuh, kalau melanggar gak mungkin ada izinnya," katanya kepada Radar Bogor Kamis (9/5/2025). (all)
Editor : Yosep Awaludin