Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Satu Mahasiswa Jadi Korban Pembacokan Gangster, IMM Bogor Raya Lapor Polresta Bogor Kota

Dede Supriadi • Minggu, 12 Mei 2024 | 14:52 WIB
IMM Bogor Raya melaporkan kasus pembacokan yang dialami salah seorang rekannya kepada Polresta Bogor Kota.
IMM Bogor Raya melaporkan kasus pembacokan yang dialami salah seorang rekannya kepada Polresta Bogor Kota.

RADAR BOGOR, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) melaporkan kasus pembacokan salah satu rekannya oleh kelompok gangster di Simpang Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Sabtu (11/5/2024) dini hari.

Kepala Bidang Hukum dan Kepolisian (HPKP) IMM Bogor Raya, Nana mengatakan, laporan ini sengaja dilakukan agar tidak ada korban gangster di Kota Bogor.

"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Kapolresta Bogor Kota beserta seluruh jajarannya yang telah bertindak cepat dalam menangkap dan menangani kasus pembacokan yang menimpa salah satu anggota kami,” kata Nana Minggu (12/5)2024).

Dia berharap, Jajaran Polresta Bogor Kota dapat mengusut tuntas kasus pembacokan yang dilakukan gangster ini. “Kita semua berharap tidak akan ada korban gangster selanjutnya di Kota Bogor,” imbuh dia.

Sebelumnya, dua orang Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bogor Raya bernama Andika dan Ikhsan diduga menjadi korban penyerangan kelompok gangster.

Penyerangan diketahui terjadi di Simpang Empang, Kecamatan Bogor Selatan pada Sabtu (11/5/2024) dini hari.

Rekan korban, Amri menerangkan, kejadian berlangsung ketika kedua korban tengah berboncengan menggunakan sepeda motor dalam perjalanan pulang ke rumah dari Alun-alun Kota Bogor.

"Sekira jam 2 pagi mereka pulang lewat Jalan Empang. Di simpang lampu merah ada segerombolan orang datang dengan naik motor dari arah belakang. Tiba-tiba mereka menghampiri dan membacok teman saya (Andika) menggunakan senjata tajam," tutur Amri kepada Raddar Bogor.

Tak hanya membacok korban, para pelaku juga merampas handphone milik Andika dan Ikhsan. Setelah itu mereka kembali menaiki motor dan melarikan diri.

Karena mengalami luka di bagian punggung Andika kemudian diantar Iksan menuju Rumah Sakit. Andika akhirnya mendapat perawatan di RS Medika Dramaga pada pukul 02.30 WIB.

"Korban sudah ditangani oleh pihak RS. Dia mendapat 26 jaitan. Pukul 7 pagi tadi sudah pulang ke rumahnya di Cibeber Satu, Leuwiliang, Kabupaten Bogor," terang Amri.

Ia amat menyayangkan kejadian tersebut. Amri berharap ada tindakan tegas dari pihak Polresta Bogor Kota kepada para pelaku. Dirinya ingin para pelaku ditahan dan tidak ada keputusan damai.

"Supaya ada efek jera dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan menimpa masyarakat. Semoga dari pihak kepolisian bisa membasmi aksi gangster seperti ini," tegasnya. (ded)

Editor : Alpin.
#gangster #kota bogor #IMM Bogor Raya #pembacokan