Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ratusan Mahasiswa HMI Kota Bogor Demo di Depan Istana Bogor, Mereka Tuntut Ini

Reka Faturachman • Selasa, 14 Mei 2024 | 20:25 WIB
Ratusan Mahasiswa HMI Kota Bogor Demo di Depan Istana Bogor, Mereka Tuntut Ini
Ratusan Mahasiswa HMI Kota Bogor Demo di Depan Istana Bogor, Mereka Tuntut Ini

RADAR BOGOR - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Bogor pada Selasa (14/5/2024) sore.

Pantauan Radar Bogor menunjukkan, unjuk rasa HMI Kota Bogor di depan Istana Bogor, sempat diwarnai aksi bakar ban.

Aksi HMI Kota Bogo itu juga beberapa kali saling dorong antara personel kepolisian yang berjaga di depan Istana Bogor.

Ketua HMI Cabang Kota Bogor Sofwan Ansori menjelaskan, aksi demonstrasi dilakukan, lantaran merasa gusar atas banyaknya pembungkaman yang diduga dilakukan oleh Pemerintah.

"Demokrasi di Indonesia sudah terasa pelik karena banyaknya pembungkaman hak untuk berekspresi yang terjadi dimana-mana. Padahal hal itu merupakan salah satu hak asasi manusia," ujarnya.

Namun hal itu, justru dipandangnya sangat bertolak belakang dengan banyaknya kasus aktivis yang dipidanakan melalui pasal yang dipaksakan dan membungkam. 

Proses demokrasi pemerintah Jokowi dinilainya jauh dari asas AUPB/Good Governance yang beranggapan bahwa pemerintah berorientasi pada masyarakat bukan birokrat.

"Pemerintahan Jokowi juga seolah menutup mata akan berbagai kasus pembungkaman kebebasan berpendapat," kata dia.

"Sepert menimpa Haris dan fatia yang dilaporkan Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, dan yang terbaru pelaporan Mantan Wakil Sekretaris Jendral PB HMI Akbar Idris oleh Bupati Bulukumba," bebernya.

Sofwan beserta rekan-rekannya meminta Presiden Jokowi memberikan atensi terhadap kasus yang mengkriminalisasi aktivis baik di pusat maupun daerah.

Mereka juga meminta Jokowi memberikan perhatian pada kasus yang menimpa Akbar Idris.

"Kami menuntut Jokowi untuk menindak atau memberhentikan pejabat yang anti terhadap kritik dan mendesak agar aturan atau pasal karet yang acap mengkriminalisasi aktivis supaya dicabut," tegasnya.

Di samping itu, Sofwan juga menyampaikan pihaknya menolak segala bentuk Rancangan Undang-undang yang dinilai memperkecil ruang publik untuk berpendapat dan menyampaikan informasi.

Seperti RUU Penyiaran yang akan melarang konten jurnalisme investigasi.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#hmi #kota bogor #istana bogor