Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jalan Ditutup, Pendapatan Anjlok. Pedagang Ancam Lakukan Ini ke Plaza Jambu Dua Bogor! 

Reka Faturachman • Kamis, 16 Mei 2024 | 13:56 WIB
Akses jalan ke Pasar Jambu Dua yang kembali ditutup oleh pengelola mall pada Rabu (1/5/2024).
Akses jalan ke Pasar Jambu Dua yang kembali ditutup oleh pengelola mall pada Rabu (1/5/2024).

RADAR BOGOR - Paguyuban Pedagang Pasar Jambu Dua mengancam bakal menggelar demo besar-besaran.

Keputusan itu imbas dari ditutupnya akses jalan menuju Pasar Jambu Dua oleh pihak Pengelola Mal Plaza Jambu Dua pada 1 Mei 2024 lalu.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Jambu Dua, Sarfiah mengatakan, pihaknya sudah tidak tahan dengan keputusan pengelola Mal Jambu Dua yang dinilai mereka terlalu dzalim.

Ia mengatakan, selama dua pekan terakhir pendapatan para pedagang menurun drastis hingga mencapai 75 persen. Menurutnya, jika akses tersebut tidak dibuka maka aktivitas Pasar Jambu Dua akan mati.

"Mereka tidak punya perasaan sama sekali. Buat jalan kaki saja susah. Para pembeli yang didomiasi ibu-ibu harus berjalan jauh dari Jalan Ahmad Yani akhirnya mereka mencari alternatif lain dan pindah berbelanja ke pasar lain," ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis (16/5/2024).

Sarfiah mengatakan, pada hari ini, Kamis (16/5/2024) pihaknya akan mengirim surat pemberitahuan kepada Polresta Bogor Kota mengenai rencana aksi demonstrasi tersebut.

Sebelum aksi demo itu mereka lakukan, para pedagang akan memberi waktu selama dua hari kepada pihak Plaza Jambu Dua untuk segera membuka akses tersebut.

Jika tidak juga diindahkan mereka akan menggelar demo secara besar-besaran. "Estimasinya mungkin sekira 200-300 pedagang ikut demo ini. Kami juga bakal melakukan bakar ban dalam demo tersebut," ancam dia.

Sarfiah menyebut polemik akses jalan ini juga akan berpotensi membuat pengembang Pasar Jambu Dua baru terancam merugi.

Ia khawatir banyak teman pedagangnya yang pindah karena tidak sanggup membayar cicilan ditengah kondisi jual beli yang menurun.

"Kemungkinan orang yang sudah DP ga akan melanjutkan kalau merugi terus. Apalagi yang belum booking. Ini akan merugikan pengembang. Tidak mungkin ada yang mau beli kios tanpa ada jalan," tekannya. (fat)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #pedagang #Pasar Jambu Dua