Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Waspada! Kasus Penyakit Tidak Menular di Kota Bogor Meningkat, Terutama Dua Penyakit Ini

Yosep Awaludin • Jumat, 17 Mei 2024 | 07:56 WIB
Ilustrasi penyakit tidak menular
Ilustrasi penyakit tidak menular

RADAR BOGOR - Dalam tiga tahun terakhir, kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) di Kota Bogor meningkat, terutama pada dua jenis penyakit, yaitu hipertensi dan diabetes tipe 2.

Menurut Dinkes, hipertensi adalah penyakit tidak menular paling umum dengan jumlah kasus sebanyak 56.411 pada 2021.

Kemudian meningkat menjadi 63.579 kasus pada 2022, dan kembali meningkat menjadi 82.165 kasus pada 2023.

Selanjutnya penyakit tidak menular Diabetes Melitus. Pada 2011 mencapai 17.601 kasus. Meningkat pada 2022 dengan 17.670 kasus dan naik lagi pada 2023 dengan 21.297 kasus.

Berdasarkan kondisi tersebut, diharapkan bahwa ASN di Pemkot Bogor akan menjadi contoh bagi masyarakat dengan menemukan faktor risiko penyakit tidak menular secepat mungkin.

Salah satunya adalah melalui SIMPEG, inovasi terintegrasi Pamong Walagri yang baru saja diluncurkan beberapa hari lalu.

Sekretaris Daerah Syarifah Sofiah ingin agar Pamong Walagri lebih dekat dengan ASN. Hal itu disampaikan sekda pada pertemuan dengan sekretaris dinas di Hotel Permata, Jalan Raya Pajajaran, Kamis (16/5/2024) pagi.

Syarifah menyatakan bahwa, meskipun Pamong Walagri telah beroperasi selama enam hingga tujuh tahun, capaiannya masih sekitar 33 persen dari total enam ribu lebih ASN Kota Bogor. Oleh karena itu, kami juga melakukan evaluasi.

Syarifah menyatakan bahwa setelah pandemi Covid-19, kegiatan yang mendukung kesehatan ASN belum dipromosikan lagi.

Menurut data BKPSDM, jumlah ASN yang meninggal karena penyakit tidak menular sekitar 10% dari total yang ada.

Diharapkan pola hidup sehat dan deteksi faktor risiko penyakit tidak menular akan menyebar ke masyarakat, dimulai dari ASN.

"Kita ingin mewujudkan kesadaran betapa pentingnya kesehatan kita saat ini. Pamong Walagri harus terus disosialisasikan karena inovasi ini tidak ada di semua daerah," ujar Syarifah.

Selain itu, seluruh perangkat daerah telah diberikan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7/2184-Dinkes tentang Pelaksanaan Pamong Walagri Bagi ASN Kota Bogor oleh Pemkot Bogor. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #dinkes #penyakit tidak menular