RADAR BOGOR - Pemkot Bogor akhirnya resmi merilis logo HJB (Hari Jadi Bogor) ke-542.
Pemkot Bogor menyebut, logo HJB ini nantinya akan dipakai pada setiap kegiatan, atau acara yang berkaitan dengan HJB, yang diperingati pada 3 Juni 2024 mendatang
Pemkot Bogor melalui Kepala Diskominfo Kota Bogor Rahmat Hidayat mengatakan, pada HJB tahun ini Pemerintah Kota Bogor akan mengusun tema "Raharja Gawe Rancage".
Ia menjelaskan, tema tersebut merupakan gabungan dari Bahasa Sansekerta dan Bahasa Sunda.
"Raharja" berarti sejahtera, "gawe" artinya kerja atau perbuatan dan "rancage" berarti sebuah proses atau upaya untuk menuju yang lebih baik.
"Jadi, Raharja Gawe Rancage" dapat diartikan, bahwa kesejahteraan warga dapat dihasilkan dari setiap program pembangunan dan ikhtiar menuju pelayanan yang lebih baik lagi," jelasnya.
Secara garis besar logo HJB ke-542 terdiri dari angka 542, aksara sunda, dan ornamen yang berkaitan dengan ciri khas Kota Bogor. Logo ini tersaji dengan banyak warna dan berkesan modern.
Rahmat memaparkan, selain menggambarkan usia Bogor yang sudah menginjak umur 542, bagian logi ini juga menggambarkan semangat gotong royong, keguyuban, dan kolaborasi dari semua elemen masyarakat Bogor.
Ketiga angka ini ditampilkan dengan 3 warna berbeda yakni hijau, orange, dan biru. Ketiga warna ini dipilih dan mengandung makna khusus.
Warna hijau secara umum menggambarkan alam, lingkungan, kehidupan dan kesuburan.
Warna ini memaknai banyaknya ketersediaan ruang terbuka hijau di Kota Bogor, serta kepedulian Bogor terhadap lingkungan.
Terlebih Kota ini baru saja meraih Piala Adipuran selama 2 kali berturut-turut.
Warna orange merupakan simbol kehangatan dan perasaan semangat yang berapi-api membangkitkan rasa percaya diri, rasa optimis yang kuat untuk membangun Kota Bogor lebih baik lagi.
"Warna orange juga memiliki unsur warna yang berarti keberanian namun penuh ketenangan," terang Rahmat.
Sementara itu, warna biru dipilih lantaranmemberikan kesan konservatif, dapat dipercaya dan diandalkan serta memiliki stabilitas yang kuat.
Biru juga dipilih menggambarkan pemerintah dalam mengambil sikap dan memberi kesan percaya pada masyarakat.
Warna ini juga melambangkan ketenangan yang diberikan Kota Bogor melalui fasilitas dan pembangunan yang disediakan.
"Di bawahnya terdapat angka tahun aksara sunda yang artibya 1482-2024. Penentuan tahun 1482 sebagai Hari Jadi Bogor diambil dari peristiwa dinobatkannya Prabu Siliwangi atau Sri Baduga Maharaja sebagai Susuhunan Pajajaran," terangnya.
Di sisi kanan logo ini terdapat sejumlah gambar ikon-ikon Kota Bogor seperti Tepas Lawang Salapan, Masjid Agung, Alun-alun Kota Bogor, Gedung Balai Kota, Lawang Suryakencana, Lapangan Sempur, dan Tugu Kujang.
Ornamen yang tersemat dalam logo ini menggambarkan keberlanjutan pembangunan tanpa menghilangkan karakter Kota Bogor yang hijau dan tetap mempertahankan unsur heritage.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga