RADAR BOGOR - Wilayah Kecamatan Megamendung dilanda hujan deras, angin kencang hingga longsor. Sejumlah rumah mengalami kerusakan meski tidak ada korban jiwa.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani mengatakan, angin kencang terjadi di dua kampung di Desa Sukamaju, Megamendung.
"Disebabkan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang menyebabkan beberapa rumah warga di wilayah Megamendung terdampak pada atap rumah," ungkapnya, Selasa (21/5/2024).
Berdasarkan kaji cepat BPBD, peristiwa yang terjadi pada Minggu (19/5/2024) lalu itu merusak sebanyak 7 unit rumah. Dengan rincian 3 rumah rusak sedang dan 4 rumah rusak ringan.
Menurut Adam, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat setempat serta menganalisa lokasi peristiwa bencana tersebut. Kepada masyarakat juga pihaknya berikan imbauan kebencanaan.
Sementara longsor terjadi di Kampung Idong, Desa Kuta, Megamendung. Sebanyak satu unit rumah mengalami kerusakan imbas kejadian pada hari yang sama tersebut.
"Disebabkan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang menyebabkan tanah longsor di belakang rumah dengan panjang 3 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 6 meter," terangnya.
Satu rumah atas nama Anah mengalami rusak sedang pada bagian dapur dan kamar mandi akibat terbawa longsor. BPBD menyatakan bahwa perlu ada penanganan lebih lanjut dari dinas terkait.
Selain itu, longsor dan angin kencang juga terjadi di tiga kampung di Desa Sukamahi, Megamendung.
Dua unit rumah mengalami kerusakan sedang akibat angin kencang tersebut. Sementara satu unit rumah terancam imbas tebing penahan tanah (TPT) longsor.
"Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang di wilayah tersebut dan kontruksi rumah yang sudah rapuh termakan usia sehingga mengakibatkan sebagian atap dan dinding ambruk dan TPT longsor," tandas Adam.(cok)
Editor : Yosep Awaludin