RADAR BOGOR - Aksi mogok kerja yang dilakukan seluruh sopir truk sampah di Kota Bogor pada Rabu (22/5/2024) membuat distribusi sampah terhenti selama satu hari.
Kondisi ini membuat sejumlah Tempat Penampungan Sampah (TPS) di Kota Bogor mengalami penumpukan. Seperti yang terjadi di kawasan Pasar Anyar, Kecamatan Bogor Tengah.
Pantauan Radar Bogor pada Selasa (22/5/2024) siang menunjukkan dua TPS yang berada di kawasan ini sudah menumpuk bahkan meluber hingga ke jalan raya.
Kondisi menumpuknya sampah ini pun membuat wilayah tersebut tampak kumuh dan tercium aroma tak sedap.
Salah satu petugas pengangkut sampah, Safrudin mengatakan sampah di TPS itu belum diangkut sejak Rabu (22/5/2024) pagi. Ia menyebut sampah di TPS itu terakhir diangkut pada Selasa (21/5/2024) siang.
"Ini belum diangkut karena ada demo. Terakhir kemarin, tapi sekarang sudah penuh lagi karena aktivitas pasar," ujarnya saat ditemui Radar Bogor.
Ia berharap sampah-sampah tersebut dapat cepat diangkut kembali agar tidak semakin menumpuk di TPS tersebut.
"Kalau ga diangkut lagi bobotnya bisa sampai dua truk. Ini saya sudah begadang karena mesti merapikan. Kalau tidak dirapikan akan meluber sampai ke tengah jalan," tuturnya.
Petugas lain, Erdi juga mengeluhkan hal yang sama. Ia menyebut sampah di TPS yang diampunya belum diangkut selama satu hari.
Ia khawatir jika tidak diangkut kembali sampah yang berasal dari Pasar Kebon Kembang Blok CD itu bisa semakin menggunung.
Erdi menuturkan dalam kondisi normal, timbulan sampah di kawasan itu bisa mencapai 1 box truk sampah. Sementara itu di kondisi ramai timbulan sampah bisa mencapai 2 truk.
"Kalau besok tidak siangkut bisa semakin parah tumpukannya. Soalnya sampah ini dari Pasar Blok CD dan lapak-lapak PKL," terang dia. (fat)
Editor : Yosep Awaludin