Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Podcast Kesehatan RSUD Kota Bogor Bahas 4 Akses Vaskuler, Ini Jenis-jenisnya yang Harus Diketahui

Reka Faturachman • Kamis, 23 Mei 2024 | 00:28 WIB
Pemaparan Dokter Spesialis Bedah Vaskuker dr. Budi Arifin Noor.
Pemaparan Dokter Spesialis Bedah Vaskuker dr. Budi Arifin Noor.

RADAR BOGOR - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor kembali membagikan edukasi dan ilmu pengetahuan mengenai dunia medis lewat Podcast Kesehatan (PodKes) yang rutin diunggah mereka di akun resmi Youtubenya.

Pada episode terbarunya, RSUD Kota Bogor membahas tentang akses vaskuler untuk hemodialisa dan kemoterapi.

Pembahasan ini disampaikan Dokter Spesialis Bedah Vaskuker dr. Budi Arifin Noor.

Dalam kesempatan itu, Budi mengenalkan berbagai alat akses vaskular (akses buatan yang dipasang di pembuluh darah) yang digunakan untuk hemodialisa (cuci darah) dan kebutuhan kemoterapi pada pasien kanker.

Alat pertama yakni Catheter Dual Lumen (CDL). Budi mengatakan, alat ini banyak digunakan di RSUD Kota Bogor untuk cuci darah.

"CDL ini bersifat sementara atau instan. Biasanya digunakan pasien yang perlu cuci darah segera namun belum ada akses permanen," terangnya.

Alat kedua yakni Cimino. Berbeda dengan CDL, Cimino bersifat permanen seumur hidup.

Alat ini dipasang menyambungkan arteri dan vena pasien melalui operasi.

Kemudian alat ketiga ialah Chemoport. Alat ini berfungsi untuk akses vaskular kebutuhan kemoterapi pada pasien kanker.

Chemoport dinilai Budi memiiki fungsi lebih besar ketimbang Cimino lantaran bisa meminimalisir komplikasi dalam pemberian obat kemoterapi yang tergolong obat keras.

"Chemoport seperti CDL bentuknya kateter. Alat ini dipasang dengan cara ditanam. Bagian berwarna putih ditanam salam pembuluh darah besar sementara yang berwarna ungu di bawah kulit pasien," terangnya.

Dengan alat ini dokter dan pasien akan lebih mudah memasukan obat. Yakni hanya dengan mengakses port di bagian chamber.

Penggunaan alat ini juga dinilai lebih mudah dan aman. Chemoport juga disebut Budi bisa menjadi tempat pengambilan sampe darah dan pemberian obat yang berkonsentrasi tinggi

"Alatnini bisa bertahan beberapa waktu. Kalau.indikasi kemoterapi sudah selesai bisa dilakukan pengangkatan melalui terapi lagi," terang dia.

Alat terakhir yakni Kateter vena sentral atau biasa disebut Central Venous Catheter (CVC).

Budi menjelaskan akses ini biasa digunakan untuk cuci darah.

Namun di samping itu alat ini juga dapat digubakan untuk pemberian cairan dan koreksi elektrolit.

"Prinsipnya sama dipasang di vena sentral. Cara pemasangan mitip dengan CDL Bisa digunakan untuk kemoterapi tapi untuk posisinya ada di normal jalur. Alat ini tidak di dalam tubuh melainkan telihat dari luar," terang dia. (Fat)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#RSUD Kota Bogor #akses vaskuler #podcast #dokter spesialis bedah