Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemuda di Kota Bogor Diduga Tabrakan Diri ke KRL, Tinggalkan Surat di Pohon Pisang. Ini Isinya!

Reka Faturachman • Jumat, 24 Mei 2024 | 13:07 WIB
Lokasi seorang pemuda diduga tabrakan diri ke KRL di perlintasan kereta Kecamatan Bogor Tengah.
Lokasi seorang pemuda diduga tabrakan diri ke KRL di perlintasan kereta Kecamatan Bogor Tengah.

RADAR BOGOR - Seorang pemuda berinisial I (22) tewas diduga bunuh diri dengan cara menabrakan tubuhnya ke KRL di Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah pada Kamis (23/5/2024) malam.

Asep (50), keluarga pemuda itu mengatakan kejadian tersebut berlangsung sekira pukul 22.30 WIB. Aksi korban diketahui warga sekitar yang tengah nongkrong di sekitar lokasi kejadian.

"Kalau saya tahu kabarnya dari anak. Katanya ada suara tubrukan disusul kereta yang tiba-tiba berhenti. Setelah itu, warga ramai kumpul ternyata ada yang ketabrak kereta dan ternyata saudara saya," tuturnya saat ditemui Radar Bogor pada Jumat (24/5/2024).

Asep menerangkan, saat itu kondisi korban sudah tewas mengenaskan. Proses evakuasi pun kemudian dilakukan pihak kepolisian. Jasad pemuda itu pun lalu dibawa ke RSUD Kota Bogor.

Sebelum menabrakkan diri ke kereta, korban ternyata telah menuliskan surat terlebih dahulu. Surat itu ditinggalkannya di sebuah pohon pisang yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Surat tersebut berisi keluh kesah korban terhadap keluarganya. Ia merasa kecewa dengan keluarga dan mengaku telah lelah dengan kondisi kehidupannya.

"Iya benar ada surat wasiat. Tadi malam ditempel di pohon pisang di dekat rel kereta. Ditempel pakai solatip. Sekarang suratnya dipegang sama keluarga," ucap Asep.

Dirinya mengatakan, korban dikenal sebagai anak yang baik dan penurut. Juga diketahui sebagai pribadi yang rajin dan ulet.

Korban bersedia kerja serabutan tanpa memandang bentuk pekerjaannya. Terakhir korban diketahui berjualan pempek di sekitar rumahnya.

"Selama hidup dia tidak neko-neko. Dia juga ramah sering menyapa. Suka memberi uang atau rokok. Lalu waktu bapaknya patah tangan dia juga yang mengurusi. Karena kakaknya kerja dan tidak tinggal bareng lagi," terang Asep.

Asep tidak berkenan menyampaikan lebih jauh terkait kondisi dan hubungan antara korban dan keluarganya.

Jasad pemuda itu saat ini telah dikebumikan di Kompleks Pemakaman di Gang Makam, Kelurahan Kedungjaya, Kecamatan Tanah Sareal. Ia dimakamkan sekira pukul 10.00 WIB. (fat)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #pemuda #krl