RADAR BOGOR - Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Bogor, sering ditemukan sejumlah masalah, yang banyak diprotes warga.
Melihat masalah yang tak kunjung selesai dalam PPDB di Kota Bogor, DPRD akhirnya berencana akan membuka posko pengaduan.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Akhmad Saeful Bakhri mengatakan, keberadaan posko pengaduan ini sengaja dibuat, memberikan ruang bagi masyarakat untuk turut serta mengawasi pelaksanaan PPDB 2024.
"Kami sudah menyampaikan ke seluruh komite sekolah, bagaimana masyarakat atau orangtua siswa untuk mengakses Posko pengaduan, yakni dengan datang langsung ke Komisi IV menemui pak Sisco Sirait," kata Akhmad Saeful Bakhri.
Menurut dia, posko pengaduan ini tak lepas dari fungsi pengawasan yang melekat pada anggota DPRD terutama pada saat pelaksanaan PPDB 2024 di Kota Bogor.
"Kita menghindari ada oknum yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi," ucap dia.
Pria yang kerap disapa ASB itu menyebut bagi pelapor yang mengadukan ke posko pengaduan PPDB 2024 Kota Botor tentunya akan dirahasiakan identitasnya.
Namun demikian, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor itu mengingatkan kepada pelapor agar laporannya itu harus disertai dengan bukti dan fakta yang terjadi.
"Kita ingin PPDB 2024 Kota Bogor lebih baik," ucapnya.
Disisi lain, ASB berharap pelaksanaan PPDB 2024 Kota Bogor berjalan lancar, dan berlangsung aman.
"PPDB ini memang tidak bisa menampung jumlah lulusan SD yang hendak masuk ke SMPN, tapi minimal DPRD dan Pemkot Bogor memberikan sistem yang terbaik untuk anak-anak Kota Bogor," ucapnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga