RADAR BOGOR - Jalur pendakian Gunung Salak 2 akan segera dibuka melalui jalur Curug Nangka, Ciapus Kalimati, Desa Sukajadi, Tamansari.
Jalur pendakian Gunung Salak 2 itu, dibuka masyarakat Bogor, bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Jalur pendakian Gunung Salak Bogor itu, disebut menyajikan pengalaman pendakian baru.
Pemandu pendakian jalur Gunung Salak 2 via Curug Nangka, Ajum Jumanah mengatakan, jalur tersebut akan mulai dibuka pada awal Juni 2024.
"Kami tengah mempersiapkan pembukaan jalur, dengan membangun pos di pintu masuk jalur pendakian Gunung Salak 2," ungkapnya, Selasa (28/5).
Untuk di jalur ini, dia menyarankan agar memulai pendakian pada pagi hari.
Bagi pendaki pemula, perjalanan dari pos utama menuju puncak diperkirakan memakan waktu maksimal 6 jam.
Menurut dia, jalur 2 ini relatif lebih aman serta tidak begitu terjal.
Kemudian pemandangan yang menarik mulai dapat terlihat di shelter 7.
Di sana, pendaki bisa berswafoto dengan latar belakang pohon bonsai berukuran besar.
"Jalur baru ini menyuguhkan pemandangan kota Bogor, keindahan alam, dan pengalaman mendaki yang cukup menarik," kata Ajum.
Untuk menjajal jalur ini, setiap pendaki wajib membawa identitas, perlengkapan standar pendakian dan logistik makanan.
Serta bertanggungjawab terhadap sampah yang dibawa.
"Keunggulan jalur ini juga tergantung pada kondisi cuaca dan kesiapan fisik pendaki," tambahnya.
Sementara itu, Kades Sukajadi, Ade Gunawan menambahkan, pembangunan pos jalur Gunung Salak 2 ini ditargerkan rampung dalam pekan ini.
Selain itu, berbagai sarana penunjang juga akan dibangun secara bertahap.
Di antaranya basecamp dan mushala, juga kesiapan jalur agar aman ketika digunakan.
"Pos dan basecamp ini dibangun secara swadaya pemberdayaan masyarakat, dan ini bekerja sama dengan Balai TNGHS serta wisata Kalimati " tandasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga