RADAR BOGOR - Penyakit jantung dapat menyerang siapa saja, termasuk mereka yang berusia muda. Diagnosisnya harus dibuat segera agar dapat diobati segera. Caranya adalah dengan memeriksa sifatnya.
Nyeri dada bukan satu-satunya gejala penyakit jantung, Anda harus mengetahui beberapa gejala lainnya untuk diagnosis cepat.
Anak-anak muda seringkali tidak menyadari bahwa mereka juga memiliki risiko yang sama untuk mengalami penyakit jantung.
Salah satu risiko tersebut adalah obesitas pada anak-anak. Selain itu, penyakit ini juga dapat disebabkan oleh kelainan jantung bawaan yang tidak terdiagnosis.
Selain nyeri dada, berikut adalah beberapa tanda penyakit jantung:
- Sesak napas.
- Tubuh menjadi lelah dan/atau lemah dengan cepat.
- Mengalami edema, yang berarti cairan menempel pada jaringan tubuh.
Pengidapnya juga dapat mengalami rasa sakit pada area berikut:
- Tangan kiri
- Rahang
- Punggung
- Leher
- Tulang belikat
- Area epigastriumnya
Gejala penyakit jantung tidak sama pada orang dewasa dan anak muda. Penyakit jantung jarang menunjukkan nyeri dada.
Namun, Anda harus segera memberi tahu dokter jika Anda mengalami sakit di dada saat berolahraga.
Beberapa gejala tambahan, misalnya:
- Ketidakmampuan untuk mengikuti orang lain seusianya secara fisik
- Dibandingkan dengan orang lain pada usia yang sama, dia lebih cepat kehabisan napas.
- Sekitar lidah atau gusi yang membiru
- Melakukan aktivitas fisik dapat menyebabkan pusing.
- Mengalami denyut nadi jantung.
- Keluar dari tempat tidur tanpa alasan yang jelas.
Jika Anda mengalami salah satu dari gejala-gejala tersebut, Anda harus segera pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan.
Dengan mendapatkan perawatan segera, Anda dapat menghindari masalah yang lebih serius di masa depan.
Dokter biasanya meresepkan obat seperti simvastatin, aspilets, dan atorvastatin untuk mengatasi masalah jantung.
Metode untuk Mencegah Penyakit Jantung pada Usia Muda :
Kemungkinan penyakit ini akan muncul di kemudian hari sangat kecil jika dapat dicegah sejak dini. Ada beberapa tindakan yang dapat diambil untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan mencegahnya:
- Kontrol tekanan darah tinggi, diabetes, dan obesitas, yang merupakan penyebabnya.
- Hindari merokok, alkohol, dan narkoba.
- Mengendalikan stres dengan bijak.
- Mengonsumsi makanan sehat untuk jantung, seperti buah-buahan dan sayuran.
- Sering berolahraga.
- Peran orangtua sangat penting dalam mengatur kebiasaan harian anak untuk menghindari gangguan ini.
Pastikan anak-anak mengonsumsi makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur agar mereka tetap bugar, karena kebiasaan ini dapat dibawa oleh mereka hingga dewasa. (***)
Editor : Yosep Awaludin