RADAR BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menjajaki rencana program kendaraan listrik dengan menggandeng perusahaan swasta di wilayahnya.
Rencana program kendaraan listrik itu diketahui pada saat audiensi dengan PT VKTR Teknologi Mobilitas Kendaraan Listrik di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, baru-baru ini.
Audiensi yang dipimpin Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Marse Hendra Saputra dan Dirut Perumda Trans Pakuan, Rachma Nissa Fadliya itu, membahas terkait kendaraan listrik.
"VKTR merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang Electric Vehicles (kendaraan listrik) yang mempunyai pengalaman di Jakarta kaitan dengan pengadaan dan program kaitan kendaraan listrik," kata Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Hendra Saputra.
Marse mengatakan, ini merupakan tahap awal. Apabila EV bisa diimplementasikan di Kota Bogor, pihaknya perlu mendapatkan banyak saran dan masukan terkait dengan EV yang tidak saja untuk angkutan umum, tapi juga keseluruhan kendaraan berbasis listrik lainnya.
"Ini masih perkenalan produk dan program. Tahapan berikutnya akan diskusi internal, saling sharing kondisi Kota Bogor seperti ini, kalau dari VKTR mau membantu, titik mana yang bisa dibantu, termasuk dari skema pembiayaannya," jelas dia.
Secara bertahap Kota Bogor akan menerapkan EV demi tercapainya zero carbon di Kota Bogor. Namun kata dia, semua langkah dan prosesnya harus ditempuh, karena ada hal lain yang secara teknis harus dipikirkan dan perlu duduk bersama dengan stakeholder lainnya.
Pasalnya, di Jakarta PT VKTR menyediakan 52 unit bus lengkap dengan operatornya bekerjasama dengan Transjakarta.
Pengadaan bus listrik yang berkapasitas besar seperti di Jakarta ini sepertinya belum bisa digunakan di jalan Kota Bogor. Sehingga perlu dilakukan berbagai pertimbangan mana yang lebih efektif dan efisien.
"Kami akan pilah mana yang terbaik dan memastikan semua sesuai regulasinya," tandas Marse.(ded)
Editor : Yosep Awaludin