Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dinsos Kumpulkan Warga dan Komunitas, Tanya Keluhan Pelayanan Publik di Kota Bogor

Reka Faturachman • Kamis, 30 Mei 2024 | 20:19 WIB

 

Dinsos Kumpulkan Warga dan Komunitas, Tanya Keluhan Pelayanan Publik di Kota Bogor
Dinsos Kumpulkan Warga dan Komunitas, Tanya Keluhan Pelayanan Publik di Kota Bogor

RADAR BOGOR - Pertanyakan pelayanan publik, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama warga dan sejumlah komunitas pada Kamis (30/5/2024). 

Pada FGD ini, Dinsos menjaring aspirasi dan saran yang disampaikan oleh warga dan komunitas mengenai standar pelayanan publik yang masih belum terealisasi di Kota Bogor.

Perwakilan Rumah Kreatif Keboen Sastra Herie Syahnilla menyampaikan harapannya kepada Dinsos Kota Bogor terkait pelayanan publik, terhadap kebutuhan anak-anak jalanan. 

Misalnya terkait perilaku humanis saat mengamankan anak-anak jalanan, kepekaan jajaran RT dan RW.

Melihat kesenjangan dalam lingkungan, hingga bantuan pemasaran produk dan karya.

Sementara itu, Sekretaris Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Taufik Nurrohim berharap Dinsos kembali menilik lebih dalam Peraturan Menteri Sosial (Permensos).

Soal Bantuan Sosial (Bansos) untuk disabilitas.

"Sebab penyandang disabilitas memiliki banyak keperluan yang mesti diakomodasi," kata dia.

Seperti keperluan alat bantu, asisten pembantu, biaya transportasi, modifikasi kendaraan (biaya transportasi), biaya terapi, bahkan juru bahasa isyarat.

FGD ini juga turut dihadiri oleh perwakilan dari dunia akademisi yakni Dosen Fakultas Ekologi Manusia IPB, IBI Kesatuan, Korcam PKH Bogor Tengah, Tagana, hingga masyarakat pengguna layanan.

Sekretaris Dinsos, Medi Sandora mengatakan pihaknya menerima, dan akan berusaha menindaklanjuti aspirasi yang telah disampaikan pada forum tersebut.

Pihaknya akan melakukan sosialisasi lebih detil mengenai pengajuan Bansos hingga ke tingkat bawah seperti kelurahan. 

Untuk menjawabnya kurangnya informasi yang diterima masyarakat.

"Kami juga akan merealisasikan aktualisasi pemberdayaan ekonomi melalui dana insentif fiskal ke BKAD," beber dia.

"Tujuannya agar masyarakat tidak bergantung pada Bansos dan mengurangi kemiskinan," tambah dia.

Selain itu pihaknya juga berencana membuat link aduan permasalahan sosial yang bisa langsung dijangkau oleh masyarakat.

Serta memperdalam Permensos mengenai Bansos untuk Disabilitas.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kota bogor #pelayanan publik #dinsos