Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Forum Guru Geruduk Gedung DPRD, Tuntut Nasib 2.300 Guru Honorer Bogor

Jaenal Abidin • Kamis, 30 Mei 2024 | 20:31 WIB
Ketua Forum Guru Honorer Negeri (FGHN) Kabupaten Bogor Esa Saputra ketika ditemui wartawan usai mendatangi kantor DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (30/5).
Ketua Forum Guru Honorer Negeri (FGHN) Kabupaten Bogor Esa Saputra ketika ditemui wartawan usai mendatangi kantor DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (30/5).

RADAR BOGOR - Ketua Forum Guru Honorer Negeri (FGHN) Kabupaten Bogor Esa Saputra meminta 2.303 anggotanya diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Musababnya, dari kuota 2.335 P3K yang bakal diangkat pada Tahun 2024, hanya 800 guru honorer Bogor saja.

"Hari ini kami menuntut 2.303 guru honorer Bogor diangkat P3K," kata Esa Saputra ketika ditemui wartawan usai menghadiri pertemuan di DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (30/5).

Dirinya berharap, Pemkab Bogor tidak lagi beralasan terjadi defisit Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Karena, menurutnya, APBD Kabupaten Bogor pada Tahun 2024 masih cukup besar yaitu Rp 10 triliun.

"Kami menilai besarnya anggaran itu cukup untuk mengangkat guru honorer yang memenuhi passing grade menjadi P3K," tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Hikal Kurdi menyebut bakal memanggil Dinas Pendidikan dan Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) untuk menjawab tuntutan para guru honorer.

"Saya akan panggil mereka untuk membahas hal ini karena guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang harus kita prioritaskan atau di akomodir kebutuhannya," katanya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #guru honorer #dprd