RADAR BOGOR-Momentum Hari Lingkungan Hidup Dunia, PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), ajak masyarakat manfaatkan teknologi ramah lingkungan, musababnya kerusakan terus meluas seiring perkembangan industri.
Tak hanya itu dampaknya pun seperti perusakan hutan, pencemaran tanah, air dan udara oleh limbah, hingga intensitas bencana alam dan perubahan iklim yang terus meningkat memiliki peran besar atas terjadinya kerusakan muka bumi.
"Untuk bencana alam mungkin siklusnya tidak bisa dihindari, namun untuk kerusakan yang disebabkan oleh manusia seperti perusakan hutan dan pencemaran limbah bisa dicegah jika sejak awal ada kesadaran semua pihak untuk menjaga bumi sebagai rumah dan masa depan kita," ujar Presiden Direktur PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), Yoshiaki Chida kepada wartawan, Rabu (6/6).
Langkah sederhana yang bisa dilakukan, lanjut Chida yang pertama mengetahui jenis limbah dan cara memperlakukannya, tidak menebang pohon tanpa perencanaan hingga pentingnya melakukan pemulihan lahan terkontaminasi.
"Ketiga bagi kalangan industri taati regulasi, mulai dari penyiapan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) hingga memastikan limbah yg dihasilkan juga betul-betul sudah bebas dari kandungan berbahaya bagi lingkungan sebelum dilepas ke media lingkungan," ungkapnya.
Di Hari lingkungan Hidup kali ini, orang nomor satu di perusahaan pengolah limbah industri, dirinya berharap bisa menjadi momentum mengingatkan kembali agar semua pihak menyadari satu-satunya tempat manusia hidup adalah bumi.
"Industri dapat menjaga bumi dengan melakukan restorasi lahan yang telah dirusak saat di ambil kandungannya. PPLI merasa perlu mengingatkan sebagai bagian dari tanggungjawab sosial," imbuhnya.
Selain itu, ia berharap kalangan industri mampu memanfaatkan teknologi pengolahan limbah yang ramah lingkungan.
"Indonesia memiliki teknologi pengolahan limbah industri yang ramah lingkungan. Silakan dimanfaatkan," katanya.
Untuk restorasi lahan, menurut Chida mengaku PPLI juga memiliki layanan remediasi (pemulihan) lahan terkontaminasi limbah B3.
"Bagi kalangan industri yang membutuhkan pelayanan tersebut, PPLI siap membantu pemulihan lahan secara onsite," imbuhnya.
Total kemampuan daya tampung pengolah limbah di PPLI saat ini hingga 500 ton perhari.
"Dengan didukung fasilitas dan teknologi yang kami miliki, kuantitas limbah sebesar itu tetap dijamin aman bagi lingkungan," tutup Chida. (abi)
Editor : Muhammad Ruri Ariatullah