RADAR BOGOR, Banyak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, yang tidak berjalan alias mati suri.
Bak mati suri, kepala desa di wilayah tersebut digembleng untuk kembali menghidupkan masing-masing BUMDes.
Camat Cijeruk, Sobar Mansoer mengatakan, bimbingan teknis diperlukan untuk mengevaluasi serta menemukan formula agar BUMDes di wilayah tugasnya dapat berkembang.
"Saat ini tidak sedikit BUMDes yang mati suri pasca Covid-19, sehingga mereka kembali didorong melalui bimtek ini," ungkapnya, Jum'at (7/6).
Dalam bimtek tersebut, dibahas terkait penyertaan modal serta potensi usaha yang ada di wilayah masing-masing. Pemerintah desa dan BUMDes juga didorong agar mampu memanfaatkan potensi-potensi tersebut.
Namun demikian, Sobar tidak menampik akan adanya kendala serta permasalahan yang ditemukan dalam mendirikan satu usaha.
"Sehingga dalam bimtek ini dikupas semua, sehingga mampu menciptakan BUMDes yang sehat dan mampu menyumbangkan PAD ke desanya," terangnya
Kemudian Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecqmatan Cisarua, Dahlan menambahkan, dari hasil bimtek tersebut disepakati bahwa para kepala desa akan membentuk BUMDes bersama dengan modal awal dari masing-masing desa.
"Nantinya BUMDes tersebut mengelola oleh-oleh khas Cijeruk dengan memanfaatkan lokasi rest area Cijeruk serta usaha lain yang masih dalam kajian," tukasnya.(cok)
Editor : Alpin.