RADAR BOGOR - Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Bogor terus digalakkan pemerintah.
Kali ini, Pemkab Bogor meluncurkan program orang tua asuh stunting dan gerakan makan ikan.
Program orang tua asuh stunting di Bogor ini, adalah program bantuan pemberian makanan tambahan (PMT).
PMT itu diberikan oleh perorangan kepada anak stunting, ibu hamil, dan keluarga berisiko stunting di Kabupaten Bogor.
Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu menuturkan, ada sebanyak 3.951 anak stunting, dan 1.392 ibu hamil yang jadi sasaran program ini.
Nantinya, mereka akan diberikan bantuan dari sejumlah pejabat OPD, instansi vertikal, anggota DPRD, sampai pimpinan ormas sebagai orang tua asuh mereka.
"Harapan kita, dua bulan ke depan targetnya ada penurunan angka stunting di Kabupaten Bogor. Karena hari ini angka kita itu 27 persen jadi harus diturunkan," tuturnya, Sabtu (8/6/2024).
Intervensi yang dilakukan pihaknya ini, menurutnya bisa dikatakan sebagai bagian dari sedekah dan mempererat kekerabatan pejabat dan masyarakat.
Sebab, bantuan berasal dari pribadi orang tua asuh.
"Harapannya bantuan ini diberikan untuk meningkatkan gizi bagi masyarakat," ujarnya dilaunching program dalam Gebyar Hari Jadi Bogor (HJB) di Stadion Pakansari pada, Sabtu (8/6/24).
Sementara itu, Pj Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Siti Chomzah Asmawa menuturkan selain orang tua asuh stunting, mereka juga menggalakkan pentingnya makan ikan.
Ia pun mengajak masyarakat, dan para orang tua asuh stunting untuk turut melakukan sosialisasi agar asupan gizi anak dan keluarga dapat terpenuhi.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor Setiadi mengungkapkan, program ini kolaborasi antara Pemkab Bogor dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat.
Mereka melakukan sosialisasi, pemberian bantuan gerakan makan ikan, dan bazar UMKM untuk menjual produk olahan berbahan dasar perikanan dan peternakan.
Adapun penerima bantuan orang tua asuh stunting wilayah Kecamatan Bojong Gede Milah mengaku, mendukung dan menyambut baik program orang tua asuh.
Hal ini dianggap berpengaruh baik terhadap penurunan angka stunting di Kabupaten Bogor.
“Bagus sekali, ini juga akan mendorong anak-anak kita lebih sehat mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan rutin diselenggarakan,” katanya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga