RADAR BOGOR - Jajaran ASN Kota Bogor diintruksikan untuk tidak saling melempar tugas dan tanggung jawab dalam bekerja. Sebaliknya, mereka diminta untuk lebih berinisiatif.
Pesan untuk ASN Kota Bogor itu disampaikan Penjabat Wali Kota Bogor, Hery Antasari di momen Apel Pagi Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Bogor di Plaza Balai Kota pada Senin (10/6/2024)
Hery mendorong jajaran ASN Kota Bogor untuk sedikit merubah cara kerjanya dengan tidak lagi saling lrmpar tugas dan tanggung jawab terlebih pada hal-hal yang secara eksplisit tidak tertulis bahwa itu Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi)-nya.
"Sekarang eranya sudah berubah. Tidak bisa hanya terkungkung pada tupoksi. Oleh karenanya kalau ada keluangan dan arahan dari pimpinan untuk keluar dari zona nyaman Tupoksinya laksanakan sebaik-baiknya," ujarnya.
Hal itu disebutnya dapat dilakukan pada hal-hal yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan para ASN Kota Bogor dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) namun menjadi perhatian.
Melalui cara itu, dirinya ingin para ASN Kota Bogor menjaga marwahnya sebagai birokrat menjaga pelayanan dasar dan kerja tim.
Ia menyebut sistem kerja seperti itu sudah berjalan di instansi pemerintahan lain seperti di Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Surabaya.
"Tentunya dengan cara komunikasi dan komunikasi yang baik dengan pemegang Tupoksi terkait. Bahkan saya akan mengapresiasi apabila bisa berinisiatif meskipun bukan tugasnya," janjinya.
Ia harap sistem kerja seperti ini menjadi bekal dan dapat dilakukan saat pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di tahun 2025 bersama Wali Kota baru nanti ke depan. (fat)
Editor : Yosep Awaludin