RADAR BOGOR - Daim Muflih Muafa, remaja asal Bogor ini mengharumkan Indonesia melalui lomba panah berkuda di China.
Remaja asal Bogor ini meriah juara 1 lomba panah berkuda, dalam ajang Word Wilderness Horseback Archery (WWHA) Championship di Ulan Butong, China pada 3-7 Juni lalu.
Kabar bahagia itu diungkapkan ayah remaja asal Bogor ini, Fatah Sugito yang mengatakan, lomba panah berkuda ini setingkat dunia.
Kata Fatah, Daim mengalahkan sekitar 80 peserta dan menyabet medali di dua kategori berbeda.
"Kategori pertama yaitu Tower 99 mendapatkan emas dan kategori kedua yaitu Youth Championship mendapat perunggu," katanya.
Atas hasil ini, Fatah menyebut dirinya sangat bangga dengan prestasi Daim.
Padahal Daim masih duduk di bangku MA kelas 10 namun sudah memiliki prestasi tingkat dunia.
"Terlebih ini berangkat dengan modal sendiri namun bisa membuktikan bahwa bisa menorehkan prestasi yang membanggakan tidak hanya Bogor tapi Indonesia," ungkapnya.
Ia menjelaskan, prestasi yang dicapai Daim hasil kerja keras dan konsisten berlatih. Daim sudah mulai diperkenalkan dengan olahraga ini mulai sejak SD.
"Kami punya tempat latihan jadi dia dilatih di situ kemudian SMP ketemu dengan pelatih-pelatih bagus akhirnya ikut kompetisi," sebutnya.
Daim baru mulai rutin mengikuti kompetisi setahun belakangan. Ia telah mengikuti sejumlah kompetisi di dalam maupun luar negeri
"Di Malaysia juara satu piala bergilir pada November 2023 lalu dan dibeberapa tempat di Indonesia juta ikut dan menang," ujarnya.
Kompetisi di China adalah kompetisi internasional kedua setelah di Malaysia tersebut.
Fatah sendiri menyebut, dirinya tidak menyangka anaknya yang baru mengikuti lomba itu bisa langsung menjadi juara.
Namun dia sebagai orang tua selalu mendukung Daim untuk mempersiapkan diri.
Daim secara rutin setiap harinya berlatih sebelum berkompetisi di China.
"Memang rutin lalu diintensifkan saat mau ke Cina. Sehari bisa dua kali berlatihnya," ungkap Kepala Yayasan Sekolah Alam Al-Giva ini.
Lebih jauh, ia berharap prestasi yang ditorehkan Daim ini bisa terus diraih.
Daim juga bisa menjadi inspirasi bagi anak Indonesia lainnya untuk berprestasi di bidang olahraga.
"Kami berharap agar kedepannya ada dukungan dari pemerintah untuk bisa mengembangkan prestasi Daim. Karena bagaimanapun Daim membawa harum nama Indonesia," harapnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga