Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cegah 200 Penyakit Serang Warga Bogor, Wamenkes Minta Keamanan Pangan Diperketat, Begini Upayanya

Reka Faturachman • Selasa, 11 Juni 2024 | 18:19 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Pemerintah Kota Bogor menggelar peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia (HKPS) pada Selasa (11/6/2024).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Pemerintah Kota Bogor menggelar peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia (HKPS) pada Selasa (11/6/2024).

RADAR BOGOR - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Pemerintah Kota Bogor menggelar peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia (HKPS) pada Selasa (11/6/2024).

Acara keamanan pangan Kemenkes ini, berlangsung di Taman Ekspresi, Kecamatan Bogor Tengah.

Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia di Kota Bogor itu, dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan.

Ada penyuluhan pengelola, dan penjamah pangan, inspeksi dan pengambilan sampel siap saji, Talkshow terkait keamanan pangan, peresmian Teras Sukasari, hingga Bazzar UMKM.

Direktur Penyehatan Lingkungan Kemenkes Anas Ma'ruf menerangkan, pada tahun ini, pihaknya mengusung tema pangan aman adalah tugas bersama untuk menghadapi keadaan tidak terduga.

Anas menyebut, terdapat 3 isu besar yang dikaitkan dalam HKPS tahun ini.

Seperti ancaman kekurangan pangan akibat perubahan iklim, pemberian makanan bergizi yang aman dan sehat pada anak sekolah, serta pemberian makanan tambahan bergizi ibu hamil dan balita.

Oleh karena itu, kata dia, kegiatan ini diharapakan dapat meningkatkan pembinaan dan pengawasan pangan siap saji secara nasional.

Menambah jumlah pengelola dan tenaga penjamah pangan siap saji yang terlatih.

"Juga mendorong kesadaran masyarakat tentang pangan siap saji, serta memperkuat peran masyarakat dan UMKM dalam praktek penyiapan pangan siap saji," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, persoalan keamanan pangan di Indoneia saat ini memerlukan perhatian yang serius.

Hal ini ditandai dengan banyaknya makanan di pinggir jalan yang harganya terjangkau, dan menggugah selera.

Namun beresiko menimbulkan dampak negatif pada konsumen.

"Oleh karena itu, kegiatan HKPS 2024 ini pun berfokus pada upaya pembinaan dan pengawasan tempat pengelolaan pangan (TPP) siap saji di sentra jajanan pangan," terang dia.

Dante mengungkapkan, setidaknya ada 200 penyakit yang dapat disebabkan oleh pangan yang terkontaminasi.

Mulai dari gejala ringan, berat, bahkan kematian.

Secara umum, penyakit ini dapat dicegah dengan cara melakukan pengelolaan pangan yang baik, sehat, dan higienis di semua sentra pangan yang ada.

"Perlu juga memastikan bahwa pangan tersebut sehat dan bebas dari zat kimia berbahaya dan tidak berlebihan mengandung gula, garam, dan lemak," jelasnya.

Dirinya menerangkan, terdapat 5 kunci sederhana keamanan pangan menurut WHO yang sangat mudah diterapkan.

Di antaranya menjaga kebersihan, memisahkan bahan mentah dan makan, memasak dengan benar, menggunakan air dan bahan pangan yang aman, serta menjaga pangan pada suhu yang aman.

Jika lima kunci ini dipegang, lanjut dia, maka kesehatan dari tempat pengelolaan pangan akan terjamin.

Sehingga bisa menjaga masyarakat tetap sehat, dengan menikmati makanan yang lezat.

"Melalui momentum hari ketahanan pangan nasional, mari kita tingkatkan kualitas pangan makanan siap saji untuk meningkatkan keamanan pangan di seluruh Indonesia," ucap dia.

Di tempat yang sama, Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari menerangkan, Pemkot Bogor telah berupaya meningkatkan keamanan pangan, dalam wisata kuliner dengan berbagai cara.

Mulai dari penataan pemberdayaan PKL di 14 zona, pengembangan senyra makanan dengan melibatkan swasta, hingga membentuk Satgas Keamanan Pangan Sentra Makanan di Kota Bogor.

Satgas ini berperan melakukan pembinaan, pengawasan, perlindungan dan peningkatan kualitas hygiene dan sanitasi menuju sentra makanan yang standar, sehat, aman, dan halal.

Kegiatan yang telah dilakukan oleh Satgas, salah satunya pembinaan, pengawasan, pelatihan, penyuluhan dan stikerisasi kepada para pengelola makanan di sentra makanan.

"Dengan melibatkan masyarakat, swasta dan kerja sama lintas sektor," terangnya.

Peringatan HKPS ini juga dilengkapi dengan peresmian Sentra Kuliner Teras Sukasari, yang berada di pinggir Jalan Padjajaran, Kecamatan Bogor Timur.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kota bogor #keamanan pangan #kementerian kesehatan