RADAR BOGOR - Singgungan Mantan Wali Kota Bogor Bima Arya soal kondisi Alun-alun yang memprihatinkan, akhirnya ditanggapi oleh Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari.
Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari menyebut, kondisi Alun-alun yang ditunjukan dalam video reels yang diunggah Bima Arya, justru telah terjadi sejak lama.
"Soal unggahan Bima Arya, saya sudah menelaah menanyakan itu, katanya, di titik itu memang dulu kurang lebih seperti itu penampakan Alun-alun," ucap Pj Wali Kota Bogor di Taman Ekspresi, Kecamatan Bogor Tengah, pada Selasa (11/6/2024).
Meski begitu, Hery melihat singgungan yang disampaikan Bima sebagai sebuah pengingat bagi dirinya supaya mengubah kondisi Alun-alun Kota Bogor menjadi lebih baik.
"Saya kira sekarang yg penting mempertahankan yg sudah baik. Memperbaiki yang belum baik," ujar Hery.
Ia menyebut, pihaknya akan melakukan upaya-upaya persuasif dalam penataan kawasan Alun-alun.
Sebab beberapa waktu ke depan merupakan momen hari raya Idul Adha. Hery ingin masyarakat lebih banyak mengais rezeki.
Kendati demikian, ia berjanji untuk senatiasa mengatur, agar Alun-alun Kota Bogot tidak kumuh.
Akibat adanya tindakan buang sampah sembarangan, dan berjualan yang tidak pada tempatnya.
"Saya mengimbau dengan sangat, walaupun kami persuasif jangan coba-coba melanggar. Kami akan siagakan petugas Dishub dan Satpol PP untuk menjaga kawasan ini," terang dia.
Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Disperumkim Kota Bogor Devi Librianti mengatakan, sudah berupaya untuk mencegah adanya PKL yang masuk ke dalam Alun-alun.
Dia berupaya dengan menggelar sosialisasi pelarangan sejak awal Bulan juni 2024.
"Kami pun juga sebetulnya sudah sejak dulu menerapkan 3 shift bagi petugas kebersihan taman khusus di hari Sabtu, Minggu, bahkan hari libur," imbuh Devi.
Untuk mencegah adanya gerobak yang masuk, dan menjaga ketertiban, dan kebersihan Alun-alun, ke depan pihaknya akan memasang bollard yang lebih tinggi, dan pengetatan monitoring pada sisi petugas Park Ranger.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga