Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pantas Jalan di Bogor Hancur, Sehari 2.500 Truk Tambang Melintas

Arif Al Fajar • Rabu, 12 Juni 2024 | 13:36 WIB
Ilustrasi Truk tambang di Parung Panjang Bogor
Ilustrasi Truk tambang di Parung Panjang Bogor

RADAR BOGOR - Truk tambang berukuran besar itu melenggang. Berlenggak lenggok. Naik turun. Menghindari lubang dan jalan bergelombang yang mereka buat sendiri.

Di Parung Panjang, keberadaan truk itu mudah dijumpai. Sejauh mata memandang, nampak dengan gamblang wujud truk tambang. Ada yang sedang jalan. Ada juga yang sedang parkir di bahu jalan.

Semakin sore, keberadaan truk tambang semakin banyak. Memanjang, mengantre di sepanjang Jalan Raya Parung Panjang itu.

"Begini, setiap hari," kata Ade salah satu warga Parung Panjang saat ditemui Radar Bogor beberapa waktu lalu.

Ade mengaku bisa ribuan truk tambang sehari melintas di Jalan Raya Parung Panjang. Mulai dari truk engkel hingga tronton. Truk itu keluar masuk mengindahkan aturan jam tayang.

Sementara itu, data dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, dalam sehari, truk tambang yang melintasi di Parung panjang itu lebih dari 2 ribu kendaraan.

"Ada 2.500 truk tambang yang melintas," kata Plt Sekdis perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih kepada Radar Bogor Rabu (12/6/2024).

Dadang memaparkan, ribuan truk tambang yang melintas itu terdiri dari truk tambang sumbu dua dan tiga. "Rata-rata beratnya dari 7 sampai 60 ton," paparnya.

Kantong Parkir belum Maksimal

Keberadaan Kantong Parkir truk tambang yang berada di perbatasan Kecamatan Tenjo dan Parung Panjang mubajir.

Semenjak di buka pada Jumat (17/5/2024), hanya beberapa hari saja kantong parkir berfungsi. Selebihnya kosong melompong.

Kondisi itu dikarenakan adanya praktek pungli (pungutan liar) yang dilakukan oleh sekelompok orang.

Videonya sempat viral. Wajah terduga pelaku pungli terekam jelas. Namun hingga saat ini belum ada satupun yang diamankan oleh pihak berwajib.

Usai viral video pungli di kantong parkir, kondisi kantong parkir itupun semakin sepi. Bahkan seminggu terakhir, kantong parkir itu tak berfungsi, lantaran ambles.

Minta Pengusaha Tambang Bantu Perbaikan

Perbaikan kantong parkir truk tambang di perbatasan Kecamatan Tenjo dan Parung Panjang belum jelas kapan rampung. Tidak ada waktu pasti, kapan kantong parkir itu kembali beroperasi.

Padahal, jika kantong parkir benar-benar dioperasikan, mampu mereduksi beban jalan Parung panjang. Bisa menampung 450 truk.

Untuk perbaikan kantong parkir yang ambles, kata dia, saat ini pihaknya meminta bantuan terhadap pengusaha tambang. "Iya, ada bantuan dari pengusaha tambang," akunya.

Perihal adanya pungli dengan dalih untuk sumbangan perbaikan kantong parkir yang ambles, Dadang mengaku hal itu tidak benar.

Kata dia, tidak ada pungutan untuk membantu atau menyumbang dalam perbaikan kantong parkir.

"Yang beredar di masyarakat ada seperti itu, tapi saya tegaskan itu tidak ada. Jika ada anggota dishub yang melakukan itu, kami akan tindak dan berikan sanksi berat," ujarnya. (all)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #kantong parkir #truk tambang #parung panjang