RADAR BOGOR - Dua kali, mantan Wali Kota Bogor Bima Arya mengkritik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, melalui konten di sosial medianya.
Kritikan Wali Kota Bogor periode 2014-2024 itu, dilontarkan melalui konten yang langsung diunggah di akun pribadi Bima Arya di Instagram.
Setidaknya, ada 2 video yang diunggah Bima Arya bernada kritik, terhadap kondisi wajah Kota Bogor, yang kini dipimpin Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari.
Pertama, yakni video mengenai kesemrawutan Alun-alun Kota Bogor yang diunggah pada Jumat (8/6/2024) lalu.
Pada video berdurasi 50 detik itu, Bima bersama istrinya, Yane Ardian tampak berkeliling Alun-alun Kota Bogor usai keluar dari Stasiun Bogor.
Ia menyoroti kondisi Alun-alun yang dikotori sampah makanan, dan minuman, serta dipenuhi lapak-lapak Pedagang Kaki Lima (PKL).
Selain itu, Bima juga menyinggung kebiasaan mengetem dari para sopir angkot, yang akhirnya mengakibatkan kemacetan di sekitar kawasan Alun-alun.
Bima berulang kali menunjukkan ekspresi kritiknya, dengan menggelengkan kepala dan menampilkan mimik pusing.
Kedua, yakni video reels berisi keluhan atas menumpuknya sampah di TPS Pasar Merdeka hingga meluber ke badan jalan pada Rabu (12/6/2024).
Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari memandang, kritik tersebut sebagai hal yang wajar dan baik.
Dirinya pun mengapresiasi perhatian dan kritikan yang disampaikan Bima.
"Gapapa. Saya kira itu hal yang baik. Namanya kritik bisa dari mana saja. Dari tokoh, masyarakat biasa, kampus, Ormas, apalagi dari mantan Wali Kota yang memahami dan masih sangat sayang pada Kota Bogor," ujarnya di Balai Kota, Jumat (14/6/2024).
Hery mengklaim tidak ada masalah mengenai kritik yang disampaikan. Dirinya pun menilai masukan yang diberikan Bima merupakan hal yang baik.
"Saya apresiasi. Kami sering komunikasi sudah ketemu 3 kali. Intinya tidak ada masalah itu masukan yang baik," tekan dia.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga