Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Waspada Tabung Gas Meledak! di Kota Bogor Sudah 6 Kasus , 13 Warga Jadi Korban

Reka Faturachman • Jumat, 14 Juni 2024 | 18:08 WIB
Penanganan tabung gas elpiji 3 kg yang menyemburkan api hingga nyaris membakar warung lapo di Jalan Pemuda RT 01/07, Kelurahan Kebonpedes, Kecamatan Tanahsareal, Kota Selasa (16/4/2024).
Penanganan tabung gas elpiji 3 kg yang menyemburkan api hingga nyaris membakar warung lapo di Jalan Pemuda RT 01/07, Kelurahan Kebonpedes, Kecamatan Tanahsareal, Kota Selasa (16/4/2024).

RADAR BOGOR - Ledakan tabung gas elpiji 3 Kg di Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, pada Jumat (14/6/2024) pagi, menambah rentetan tragedi kebocoran tabung gas di Kota Bogor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, mencatat ada 6 peristiwa kebocoran dan ledakan tabung gas yang terjadi di Kota Bogor sepanjang 2024.

Kasus tabung gas meledak yang pertama terjadi pada 29 Januari 2024 di wilayah Gang Mesjid RT 006/RW 001 Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat.

Kemudian pada 20 Februari 2024 di wilayah Jalan Sedane RT 004/RW 002 Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan.

Sebulan kemudian pada 20 Maret 2024 di wilayah Kampung Pancasan Baru RT 002/RW 012 Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

Disusul pada tanggal 27 Maret 2024 di wilayah Jalan Cilendek RT 004/RW 001 Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat.

Lalu pada 09 Juni 2024 di wilayah Kampung Lebak Sari RT 003/RW 003 Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah.

Dan terakhir pada 14 Juni 2024 di wilayah Kampung Babakan Asem RT 002/RW 004 Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur.

Dari rentetan kejadian tabung gas meledak ini terdapat 13 orang warga menjadi korban luka, 7 di antaranya laki-laki dan 6 lainnya perempuan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatullah mengakui bahwa kebocoran tabung gas merupakan kejadian yang berulang di Kota Bogor. Hal itu pun disebutnya telah menjadi perhatian.

"Mitigasi dan edukasi menjadi hal yang utama. Jangan sampai kejadian seperti ini berulang lagi. Kami akan sosialisasikan. Baik pengurus dan aparat wilayah untuk mengingatkan kepada warga agar tetap hati-hati terkait tabung gas," ujarnya.

Hidayat menerangkan dalam penanganan tabung bocor warga mesti mencabut regulator dari tabung gasnya terlebih dahulu dan memastikan seluruh bagian aman ditandai dengan tidak adanya bau.

"Kemudian tolong menyampaikan informasi ini kepada pengurus setempat lalu berkordinasi dengan dinas terkait," terang dia. (fat)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #tabung gas #elpiji 3 kg