RADAR BOGOR - Pemerintah Desa Ligarmukti, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor angkat bicara terkait peristiwa ledakan sebuah rumah di wilayahnya pada Rabu (12/6/2024).
Akibat ledakan tersebut satu orang harus dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) karena menderita luka serius yakni tangan kiri dan kaki kiri diamputasi.
"Waktu itu saya pernah tanya aktivitasnya, kata korban budidaya ikan, ikan mujair, ikan lele. Setelah itu kami tidak pernah komunikasi lagi," kata Kepala Desa Ligarmukti Samin kepada wartawan soal keseharian korban ledakan, Sabtu (15/6/2024).
Samin menjelaskan, kegiatan korban sudah berlangsung selama lima tahun dan memang sejak awal untuk budidaya ikan.
"Saat kejadian ledakan, informasinya ada istri dan anaknya tapi selamat, hanya suaminya saja yang mengalami luka," jelasnya.
Menurut Samin, pihaknya tidak pernah mengetahui kebenaran aktivitas korban, sejak awal pengakuannya buat budidaya ikan.
"Saya gak pernah masuk ke rumahnya, dan mengenai bahan peledak pun kita gak tahu. Area rumahnya jauh dari pemukiman warga lain," ungkapnya.
Lokasi kediaman korban ledakan memang agak tertutup, pemdes pun sempat meminta untuk memberikan celah atau lubang di area tersebut. Kita minta untuk agak dibuka, dikasih lubang-lubang di gerbangnya," katanya.
Pasca ledakan, tim gabungan sudah memberikan police line di area rumah korban karena kejadian ini masih tahap penyelidikan.
Tim Jibom Koorbrimob Polri dan Jibom Satbrimobda Polda Metro Jaya sudah melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP), termasuk dari Puslabfor Polri ikut melakukan penyelidikan penyebab ledakan. (abi)
Editor : Yosep Awaludin