RADAR BOGOR-Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pakuan (BEM FH Unpak) menyelenggarakan diskusi terkait isu Perempuan dengan judul “ Membangun karakter Perempuan Tangguh : Melawan Diskriminasi dan Kekerasan Berbasis Gender di Dalam Kampus dan Masyarakat Luas” pada Kamis (13/6/2024) lalu.
Baca Juga: Lestarikan Tradisi Ngumbah Tugu Kujang Bogor, Mata Air Berasal dari Bawah Hotel Amaroossa
Kegiatan ini sebagai upaya untuk membangun karakter dan mencerahkan pemahaman perempuan terkait diskriminasi dan kekerasan berbasis gender.
Dimana perempuan kerap kali mendapatkan perlakuan diskriminatif yang pada saat ini dianggap suatu hal yang lumrah padahal itu merupakan suatu bentuk pelecehan.
Diskusi ini turut mengundang pihak-pihak terkait sebagai narasumber diantaranya adalah satgas PPKS Unpqk dan aliansi kebangsaan.
Acara dimulai pukul 09.00 WIB bertempat di Aula lantai 1 Graha Pakuan Siliwangi dihadiri 150 mahasiswa dan mahasiswi, dan dibuka Asisten Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan, Isep H insan.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk representasi dari perempuan melawan yang mana hal itu adalah salah satu prioritas kami dalam agenda BEM khusus nya di Departemen Kajian, Aksi dan Advokasi ” ujar Ketua BEM FH Unpak, Fahri Fadilah, Sabtu (15/6/2024).
Fahri menyampaikan pesan kepada peserta agar kegiatan ini dapat menjadi pembelajaran untuk kedepannya dan membuka ruang-ruang dialektik sehingga menghasilkan pemahaman-pemahaman baru yang dapat diterapkan oleh para peserta di dalam kampus maupun di lingkungan masyarakat.
“Harapan saya dengan diselenggarakannya kegiatan ini dapat membangun karakter Perempuan Tangguh dan menjadi agen-agen dalam memberantas diskriminasi dan kekerasan gender,” tukasnya. (rur)
Editor : Muhammad Ruri Ariatullah