RADAR BOGOR, Sejumlah jemaah haji asal Kota Bogor, terpaksa tidur di lorong Maktab Mina karena diduga tak mendapat tempat di dalam tenda.
Salah satu jemaah haji asal kota Bogor, Hazairin Sitepu mengatakan, kejadian itu terjadi di Maktab 44 pada Minggu (16/6/2024).
"Jemaah YPHB yang jumlahnya 160 orang hanya mendapat tenda berukuran sekira 10 kali 12 meter. Dua malam sudah keadaan di Mina seperti ini. Mereka yang di dalam tenda ada yang bahkan tidur sambil duduk," ungkap Tokoh Bogor tersebut dalam akun Instagram pribadinya.
Pada video reelsnya yang lain tampak Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Asep Kartiwa memprotes kondisi ini.
Dia menerangkan bahwa kondisi sulit ini membuat para jemaah sulit untuk berbaring.
"Saya menyaksikan memang ada jamaah yang kesulitan tidur berbaring karena tenda sangat sempit. Ini sangat tidak sehat bagi jamaah yang usia lanjut, terutama perempuan," ucap Hazairin.
Dirinya menyebut kondisi ini sudah disampaikan oleh mereka pada Ketua Kloter dan pihak Maktab sejak pagi.
Namun hingga pukul 10 malam belum ada pemecahan solusi yang diberikan bagi para jemaah. Hingga saat ini belum ada keterangan dari pihak terkait penyebab kondisi ini.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor, Fauzan menyebut pihaknya belum mendapat informasi mengenai maslaah tersebut.
"Saya belum terima informasi ini," ucapnya saat dikonfirmasi Radar Bogor, Senin (17/6/2024) pagi
Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kota Bogor, Dede Supriadi hingga saat ini juga belum memberikan respons terkait peristiwa tersebut.(fat)
Editor : Alpin.