RADAR BOGOR - Sebanyak lebih dari 400 calon peserta didik baru, terancam tidak bisa mengikuti pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahap 1, untuk jenjang SMP di Kota Bogor.
Hal itu disebabkan kegagalan peserta didik baru, dalam melengkapi persyaratan di tahap input, unggah, pilih jalur, verifikasi, dan validasi PPDB Kota Bogor, yang berlangsung pada tanggal 20 Mei-16 Juni 2024.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Irwan Riyanto menerangkan, dari 10 ribu-an peserta didik baru yang mengajukan pendaftaran pada PPDB di Kota Bogor, terdapat 417 orang yang tidak menindaklanjuti perbaikan yang disampaikan Pemkot Bogor.
"Ada yang unggah Kartu Keluarga di database tidak terbaca, atau KK kurang dari setahun. Mereka harus melampirkan data KK awal, dan kebanyakan tidak menindaklanjuti hal tersebut," jelasnya kepada Radar Bogor usai Rapat Evaluasi PPDB di Balai Kota, Selasa (18/6/2024).
Irwan mengatakan, keputusan mengenai lolos tidaknya calon peserta didik baru itu untuk mengikuti pendaftaran tahap 1, akan disampaikan Pj Wali Kota Bogor pada Rabu (19/6/2024).
Seperti yang diketahui pendaftaran PPDB jenjang SMP tahap 1 akan dimulai pada Rabu (19/6/2024) besok.
Pada tahap ini pendaftaran diperuntukan bagi pendaftar beberapa jalur.
Di anyaranya Jalur Afirmasi, Jalur Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali, Maslahat Guru dan Tenaga Kependidikan, Jalur Prestasi Akademik/Non Akademik dan Prestasi Nilai Rapor.
Irwan menyatakan, pihaknya telah menyiapkan website sebagai platform pendaftaran dengan baik sehingga tahap pendaftaran bisa berjalan lancar.
"Insyaallah lancar tidak ada masalah. Kami belajar dari tempat-tempat lain dan penyelenggaraan PPDB SMA. Kalau di SD SMP sejauh ini aman. Kami pun membuka help desk, untuk masyarakat yang mengalami kendala dapat melapor," tuturnya.
Pada tahap 1 ini kuota yang disediakan Pemkot Bogor ada sekira 2 ribu kursi. Dengan begitu maka 1 kursi SMP Negeri di tahap 1 akan diperebutkan oleh sekira 5 orang pendaftar.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga